tirto.id - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, sekaligus meresmikan hasil revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini hari Kamis atau Oktober 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum Kesaktian Pancasila," kata Prabowo saat meresmikan museum tersebut.
Peresmian dilakukan seusai upacara kenegaraan. Didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Presiden meninjau hasil revitalisasi museum yang sebelumnya bernama Museum Pengkhianatan PKI tersebut.
Penamaan Museum Kesaktian Pancasila kini diselaraskan agar terintegrasi dengan kawasan Monumen Pancasila Sakti.
Revitalisasi yang dikerjakan Kementerian Kebudayaan mencakup pembaruan tata pamer, penataan pencahayaan, pemanfaatan teknologi multimedia, hingga penyempurnaan narasi sejarah pada 34 diorama yang menampilkan peristiwa 1945 hingga 1974. Setelah rangkaian peringatan selesai, museum tersebut dijadwalkan kembali dibuka untuk umum mulai Jumat (2/10/2026).
Sebelum peresmian, Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."
Upacara tersebut dikomandani oleh Kolonel Marinir Edo Sidharta Halilintar.
Dalam upacara tersebut, Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, membacakan teks Pancasila, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, membacakan Pembukaan UUD NRI 1945, dan Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Upacara ini turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta perwakilan negara sahabat.
Menutup rangkaian kegiatan, Presiden Prabowo bersama Wapres Gibran, Ahmad Muzani, dan Puan Maharani melakukan ziarah dan doa bersama di depan sumur maut Lubang Buaya.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































