Menuju konten utama

2 Pengeroyok Sopir Truk saat Antre di SPBU Palembang Ditangkap

Kepolisian pun memperingatkan 5 pelaku lain agar menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas.

2 Pengeroyok Sopir Truk saat Antre di SPBU Palembang Ditangkap
ilutrasi premanisme. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Tim gabungan Polrestabes Palembang dan Polda Sumatera Selatan menangkap 2 dari 7 pelaku yang mengeroyok sopir truk YF (33) hingga tewas saat mengantre pengisian solar di sebuah SPBU di Palembang. Kepolisian pun memperingatkan 5 pelaku lain agar menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas.

Dua pelaku tersebut adalah OS (23) dan AP (27). Mereka ditangkap di tempat persembunyiannya di Palembang, Rabu (3/6/2206) sore. Kepolisian turut mengamankan sebilah pisau yang digunakan dalam peristiwa itu.

"Dua pelaku sudah kami tangkap sore kemarin. Sudah kami tetapkan tersangka," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana, Kamis (4/6/2026).

Salah satu tersangka, yakni OS, merupakan otak pengeroyokan terhadap YF. Dia pun berkali-kali menikam korban yang masih berada di dalam truk.

Sementara itu, tersangka AP turut mengeroyok korban bersama kawanannya. Mereka mengaku diajak OS untuk memberi perhitungan kepada korban setelah ditegur menyerobot antrean.

"Sejauh ini, OS jadi otak pelaku, tapi masih kami dalami seiring pemeriksaan saksi-saksi," kata Musa.

Sebagai informasi, sopir truk YF (33) tewas dikeroyok tujuh orang saat mengantre mengisi solar di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Palembang, Selasa (2/6/2026) malam.

Peristiwa nahas itu bermula dari seorang pengendara yang menyerobot antrean pengisian BBM. Korban yang merasa sedikit kesal lantas menegur pengendara itu. Namun, penyerobot itu justru marah-marah hingga menyebabkan percekcokan dan berujung perkelahian satu lawan satu.

Keributan keduanya dapat diredam warga dan pengendara di sekitar TKP. Namun, selang 30 menit kemudian, pelaku kembali datang bersama 6 temannya yang semuanya mengendarai sepeda motor.

Tujuh pelaku membabi buta mengeroyok korban yang masih berada di dalam truk dengan senjata tajam. Korban kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan mengemudikan truknya.

Namun, kendaraannya menabrak trotoar di seberang SPBU hingga terhenti. Para pelaku lalu kembali menyerang korban. Pengeroyokan baru berhenti begitu warga ramai-ramai datang ke lokasi. Para pelaku melarikan diri dan korban dilarikan ke rumah sakit.

Nahas, nyawa korban YF tak dapat diselamatkan akibat banyak luka tusuk dan sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan awal dari sejumlah saksi.

Baca juga artikel terkait KASUS PENGEROYOKAN atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Reporter: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Fadrik Aziz Firdausi