Menuju konten utama

Kronologi Lurah Paya Pasir Medan Ejek Curhat Warga & Sanksinya

Lurah Paya Pasir di Kota Medan mendadak viral setelah tertangkap kamera mengejek curhat dalam sebuah inspeksi Wali Kota Medan. Berikut kronologinya.

Kronologi Lurah Paya Pasir Medan Ejek Curhat Warga & Sanksinya
Ilustrasi inspeksi mendadak. ANTARA FOTO/Yudi Manar/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Lurah Paya Pasir, Medan, bernama Syerly viral karena mengejek warga yang sedang curhat kepada Wali Kota Medan Rico Waas. Aksi Syerly itu membuatnya disanksi Inspektorat Kota Medan. Berikut kronologi dan sanksi yang diberikan kepada Syerly.

Sebelumnya, Lurah Syerly menjadi perhatian publik usai sebuah video yang memperlihatkannya mengejek warga yang sedang curhat, viral di media sosial. Dalam video, ejekan Syerly itu terjadi ketika ia menjadi anggota rombongan Wali Kota Rico dalam sebuah inspeksi.

Usai video tersebut viral di internet, banyak warganet yang menyayangkan tindakan Syerly. Hal ini kemudian berbuntut panjang karena Syerly kini mendapat sanksi karenanya.

Kronologi Lurah Paya Pasir Syerly Nyeletuk “Ciyee Curhat Dia Bah”

Peristiwa yang terekam kamera itu dilaporkan terjadi pada Selasa (28/7/2026). Kala itu, Syerly menjadi salah satu anggota rombongan Wali Kota Rico Waas ketika meninjau kawasan wisata Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan.

Dalam kesempatan itu, rombongan Rico turut meninjau jalan di Kelurahan Paya Pasir. Oleh karenanya, Syerly turut membersamai sang wali kota melakukan peninjauan.

Di tengah jalan, seorang warga mendatangi rombongan wali kota. Ia rupanya mendekat untuk menyampaikan keluhan.

Menurutnya, keamanan di lingkungan tempat tinggalnya perlu ditingkatkan. Ia menyoroti maraknya aksi kriminalitas dan minimnya lampu penerangan di tempat tinggalnya.

“Pak nanti izin pasang lampu ya, Pak, gelap kali soalnya,” kata warga tersebut.

Ia juga bercerita bahwa kurangnya penerangan itu membuat aksi kriminalitas bermunculan. Menurutnya, banyak kasus pembegalan terjadi di sekitar sana. Seturut pengakuan warga tersebut, hal itu sudah kelewat meresahkan hingga ia memasang sendiri lampu penerangan jalan dengan uangnya sendiri.

“Selama ini saya pasang sendiri, Pak, empat tiang ini pake uang pribadi,” tuturnya.

Saat hal itu disampaikan, Lurah Syerly berdiri di samping Wali Kota Rico. Mendengar keluhan warga itu, ia justru melontarkan celetukan yang merendahkan.

“Cie, curhat dia bah,” kata Syerly, sambil tersenyum.

Video itu kemudian viral di internet. Banyak warganet menyayangkan respons Syerly. Celetukan san lurah itu dianggap tidak menghormati warga yang sedang memberikan masukan terkait kepentingan publik.

Sanksi Disiplin untuk Lurah Paya Pasir Syerly

Peristiwa tersebut kemudian berbuntut panjang. Syerly dipanggil Inspektorat Kota Medan dan dimintai klarifikasi atas aksinya yang terekam kamera.

Tak hanya dipanggil, Lurah Syerly juga mendapatkan sanksi karena aksinya itu. Inspektorat Kota Medan memutuskan bahwa ia telah terindikasi melanggar kode etik sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penegakan Disiplin dan Kode Etik Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Inspektur Kota Medan Erfin Fahrurrazi menyebut Syerly terindikasi melanggar kewajiban untuk menunjukkan integritas dan keteladanan. Sikap yang ditunjukkan Syerly itu dinilai tidak sesuai dengan kode etik sikap dan perilaku pegawai negara.

“Buntut dari temuan ini, Inspektorat merekomendasikan adanya langkah pembinaan disiplin terhadap yang bersangkutan,” tutur Erfin dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Medan.

Syerly sendiri sebelumnya telah melakukan klarifikasi terkait peristiwa yang terekam kamera. Menurutnya, ia tak berniat untuk merendahkan warga yang sedang berbicara kepada wali kota.

Syerly menyebut, ia mengenal secara personal dengan warga tersebut, yang dikatakannya bernama Ibu Ulfa. Sang lurah menuturkan bahwa ia dan Ibu Ulfa kerap bercanda dan karenanya celetukannya semula dimaksudkan sebagai candaan kepada kawan.

Ulfa juga telah memberikan keterangan terkait hal ini. Ia membenarkan klaim Syerly dan menyebut mereka tak memiliki masalah secara personal, baik ketika peristiwa berlangsung maupun setelahnya.

Baik Syerly maupun Ulfa telah memohon maaf secara terbuka atas apa yang terjadi. Keduanya sama-sama memohon maaf karena telah menyebabkan kesalahpahaman publik.

Baca juga artikel terkait VIRAL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar