Menuju konten utama

15 Jenazah Korban Ledakan Pabrik Kembang Api Sudah Teridentifikasi

Dari 15 jenazah yang teridentifikasi, lima jenazah sudah dikembalikan ke keluarga mereka untuk dimakamkan.

15 Jenazah Korban Ledakan Pabrik Kembang Api Sudah Teridentifikasi
Petugas membawa jenazah Surnah (14), korban kebakaran gudang petasan menuju ambulans di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (27/10/2017). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi lima belas jenazah yang menjadi korban ledakan pabrik kembang api milik PT Panca Buana Cahaya. Enam dari 15 jenazah itu baru teridentifikasi Senin (30/10/2017).

"Hari ini kami berhasil mengidentifikasi enam jenazah sehingga total yang sudah diidentifikasi ada 15 jenazah," kata Ketua Tim DVI Polri Kombes Pol. Pramujoko di RS Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (30/10/2017).

Pramujoko menyebutkan dari 15 jenazah yang telah teridentifikasi tersebut, ada lima jenazah yang sudah dikirim kepada pihak keluarga di Tangerang, Banten, untuk dimakamkan.

"Satu jenazah akan dikirim ke Tegal. Akan tetapi, masih menunggu kedatangan pihak keluarga," katanya.

Dalam kasus ledakan pabrik kembang api ini, RS Polri menerima 47 kantong jenazah yang terdiri atas 44 kantong berisi jenazah dan tiga kantong berisi beberapa bagian tubuh.

"Jadi, belum bisa dipastikan apakah tiga kantong berisi bagian tubuh itu merupakan bagian dari 44 jenazah atau di luar 44 jenazah," katanya, seperti dikutip Antara.

Sementara itu, ada 50 laporan yang diterimanya terkait dengan pencarian jenazah kasus kebakaran gudang kembang api tersebut.

"Kami menerima ada 50 laporan dari keluarga para korban. Ada [laporan] yang dobel, misalnya orang tuanya melaporkan, lalu istrinya juga melaporkan," katanya.

Kamis pekan lalu sekitar pukul 08.30 WIB, api melalap pabrik pembuat kembang api di Kosambi. 49 orang dinyatakan meninggal, dengan rincian 47 orang meninggal dunia akibat terjebak di dalam pabrik dan 2 lainnya meninggal setelah sempat mendapat perawatan medis.

Sementara 46 orang lainnya mengalami luka bakar serius akibat ledakan petasan yang membakar hampir seluruh bagian pabrik dan kendaraan di sekitar.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka kebakaran gudang petasan tersebut.

Ketiga tersangka, yakni pemilik gudang PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono, Direktur Operasional Andria Hartanto, dan tukang las Suparna Ega.

Penyidik telah menahan Indra dan Andria, sedangkan Suparna belum diketahui keberadaannya lantaran polisi belum bisa memastikan Suparna termasuk korban meninggal dunia atau tidak.

Baca juga artikel terkait LEDAKAN GUDANG PETASAN atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra