Usai Marah, Jokowi Akui Jadi Lebih Perhatikan Penyerapan Anggaran

Oleh: Andrian Pratama Taher - 30 Juni 2020
Jokowi kini langsung menegur atau menelepon menteri atau kepala lembaga bila penyerapan anggaran masih rendah.
tirto.id - Presiden Joko Widodo mengaku dirinya kini lebih memperhatikan pencairan anggaran di kementerian/lembaga. Jokowi bahkan langsung menegur menteri dan kepala lembaga apabila ada anggaran yang belum dicairkan sesuai instruksinya beberapa waktu lalu.

"Saya sekarang tahu setiap hari kementerian ini sudah keluar berapa persen, lembaga ini sudah keluar berapa persen. Kalau masih rendah saya telpon langsung tegur langsung menterinya atau kepala lembaganya," kata Jokowi saat berkunjung ke kantor Gugus Tugas Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Jokowi memandang pencairan anggaran penting agar peredaran uang di masyarakat semakin besar. Ia pun mengaku sudah memerintahkan kementerian lembaga untuk segera mencairkan anggaran dan memantau terus persentase pencairan anggaran.

"Jangan kita biarkan uang yang beredar ini semakin kering atau semakin sedikit. Harus terus belanja belanja itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak," ucap Jokowi.

Jokowi juga meminta agar anggaran untuk bantuan sosial segera dikeluarkan. Ia ingin jaring pengaman sosial bisa membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kemudian, Jokowi juga meminta agar stimulus ekonomi untuk usaha mikro dan usaha kecil segera dicairkan. Presiden bahkan meminta semua elemen dari pusat hingga kabupaten kota membagikan bantuan tersebut secara bersama-sama.

"Pemerintah pusat juga menyiapkan provinsi menyiapkan kabupaten menyiapkan kota menyiapkan. Ini berlapis-lapis seperti ini sehingga tidak ada semua yang tercecer," kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait PANDEMI CORONA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight