tirto.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Setelah kehadiran Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan anggota DEN Chatib Basri, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terlihat menyusul tiba di Kompleks Istana sekitar pukul 17.00 WIB.
Budi Gunadi tampak bergegas dari kendaraannya menuju pintu gerbang Istana. Saat dikonfirmasi wartawan mengenai agenda pertemuan tersebut, dia enggan memberikan penjelasan rinci.
"Sehat selalu ya," ujar Budi singkat sembari terus berjalan.
Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan dan Chatib Basri telah tiba lebih dahulu pada pukul 15.32 WIB.
Chatib membenarkan bahwa kehadirannya merupakan undangan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menghadap Presiden Prabowo. Namun, dia enggan membeberkan isi pembicaraannya.
"Tanya Pak Luhut," jawab Chatib kepada wartawan.
Terkait isu yang beredar mengenai posisinya yang disebut-sebut sebagai calon kuat Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Chatib menegaskan dirinya tidak mengetahui kabar tersebut.
"Saya enggak tahu," tegasnya.
Di sisi lain, Luhut menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda rutin DEN untuk memberikan laporan berkala kepada presiden.
"Kami melaporkan apa saja Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu," ujar Luhut.
Meski enggan merinci poin laporan yang disampaikan kepada Presiden, Luhut sempat memberikan pandangan mengenai kondisi ekonomi terkini di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia.
"Bagus kok ekonomi kita. Fundamental oke, tapi memang perlu ada perhatian di beberapa titik karena Perang Teluk ini juga. Perang Hormuz ini masih berkelanjutan," terang Luhut.
Sebelumnya, nama Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin dirumorkan masuk dalam bursa Menteri Keuangan untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kendati begitu, Mensesneg Prasetyo Hadi pada Senin (8/6/2026) di Kompleks Istana Kepresidenan menegaskan belum ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
"Belum ada rencana (reshuffle kabinet). Kalau tadi disebutkan perombakan—apalagi besar-besaran terhadap Kabinet Merah Putih, belum ada," kata Mensesneg kepada awak media.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































