Menuju konten utama

Update Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Tetap Ikut atau Boikot?

Update Timnas Iran di Piala Dunia 2026, apakah Team Melli tetap ikut atau mundur? Bagaimana respon Donald Trump dan FIFA? 

Update Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Tetap Ikut atau Boikot?
Polaayers Iran berjalan di lapangan setelah pertandingan sepak bola grup B Piala Dunia antara Iran dan Amerika Serikat di Stadion Al Thumama di Doha, Qatar, Rabu, 30 November 2022. (Foto AP / Manu Fernandez)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Update Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali menyebut Iran tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia, lantaran masih terlibat konflik bersenjata dengan Amerika Serikat.

Ahmad Doyanmali menjelaskan bahwa keputusan mundur mempertimbangkan keselamatan dari Timnas Iran. Pasalnya, mereka bakal melakoni 3 pertandingan babak penyisihan Piala Dunia 2026 di wilayah Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga menyarankan Iran tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026, demi keselamatan para pemain di tengah situasi konflik yang berlangsung di Timur Tengah.

Akan tetapi, pihak FIFA tetap berharap Piala Dunia 2026 dapat diikuti oleh tim yang sudah dipastikan lolos ke putaran final, termasuk Iran. FIFA sedang memantau kondisi terkini dari konflik di Timur Tengah dan belum mengeluarkan keputusan resmi.

Update Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Tetap Ikut atau Mundur?

Update Timnas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali menyatakan bahwa Iran tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia 2026, lantaran faktor konflik bersenjata yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat-Israel.

Ahmad Doyanmali juga menjelaskan jika keputusan untuk mundur turut mempertimbangkan keselamatan dari tim. Timnas Iran bakal melakoni 3 pertandingan babak penyisihan grup di wilayah Amerika Serikat.

"Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," ujar Ahmad Doyanmali dikutip dari laman Forbes.

Beberapa waktu sebelumnya, ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj mengungkapkan bahwa timnya akan kesulitan untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Mehdi Taj khawatir terhadap keselamatan pemain dan ofisial Timnas Iran.

“Setelah serangan ini, kami tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia 2026," kata Mehdi Taj kepada Varzesh 3, seperti dilansir dari ESPN.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan Iran tetap bisa bertanding di Piala Dunia 2026. Namun Donald Trump menyarankan Iran untuk tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026 demi keselamatan para pemain.

“Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk ikut serta dalam Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak menyarankan mereka berada di sini (AS), demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri,” tulis Donald Trump melalui platform media sosial miliknya Truth Social.

Melalui unggahan di akun Instagram pada Jumat (13/3/2036), Iran merespon pernyataan Donald Trump tersebut dengan menegaskan bahwa pihak yang berpotensi dipertanyakan adalah tuan rumah yang tidak mampu menjamin keamanan seluruh tim peserta selama turnamen berlangsung.

Dalam tulisan pernyataan resmi, Iran menegaskan bahwa Piala Dunia merupakan ajang internasional yang berada di bawah kewenangan FIFA, bukan ditentukan oleh individu atau satu negara tertentu meski berstatus tuan rumah.

Selain itu, Iran juga menegaskan bahwa mereka berhak tampil di Piala Dunia 2026 setelah berjuang meraih tiket melalui kualifikasi. Oleh karena itu, partisipasi Iran tidak seharusnya dipengaruhi oleh pernyataan politik dari pihak mana pun.

Federasi Sepak Bola Iran sendiri belum memutuskan apakah Iran akan tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026 atau mundur. Mereka masih mempertanyakan jaminan keamanan dari FIFA dan tuan rumah yakni Amerika Serikat.

Jika Iran memutuskan mundur atau tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026, mereka akan berpotensi menerima sanksi dari FIFA berupa denda dan pengurangan poin FIFA hingga dilarang mengikuti Kualifikasi Piala Dunia edisi berikutnya.

Pihak FIFA sendiri masih berharap Piala Dunia 2026 tetap bisa diikuti oleh tim yang telah lolos melalui babak kualifikasi, termasuk Timnas Iran. Presiden FIFA sempat menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan menjamin keamanan dari seluruh tim peserta.

“Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran, tentu saja, dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat,” kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama