Menuju konten utama

Trenggono Minta Program Kampung Nelayan Berdampak ke Masyarakat

Trenggono memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) harus mampu meningkatkan produktivitas ekonomi nelayan.

Trenggono Minta Program Kampung Nelayan Berdampak ke Masyarakat
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memberi hormat kepada bendera Merah Putih saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (17/8/2026). ANTARA FOTO/Andry Denisah/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meminta jajarannya untuk memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak boleh berhenti pada perbaikan rumah warga, tetapi harus mampu meningkatkan produktivitas ekonomi nelayan.

“Mengubah taraf hidup bukan diperbaiki rumahnya, tetapi produktivitasnya,” kata Trenggono saat konsolidasi internal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Senin (31/8/2026) dilansir dari Antara.

KNMP merupakan satu dari enam program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Trenggono pun menegaskan program-program di sektor kelautan dan perikanan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Trenggono mengatakan pembangunan KNMP harus berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan sehingga fasilitas yang dibangun dapat menunjang aktivitas ekonomi nelayan.

Ia mencontohkan pengembangan kawasan nelayan di Biak yang dilakukan setelah pemerintah terlebih dahulu memetakan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, fasilitas yang dibangun tidak hanya berupa infrastruktur permukiman, tetapi juga sarana yang mendukung produktivitas nelayan, seperti stasiun pengisian bahan bakar nelayan, pabrik es, tempat penyimpanan berpendingin (cold storage), bengkel nelayan, balai nelayan, fasilitas kuliner, hingga kantor pengelola.

Trenggono mengatakan pengalaman mengunjungi sejumlah kampung nelayan sejak awal menjabat sebagai Menteri KKP pada 2020 menjadi salah satu dasar dalam merancang program KNMP.

Saat itu, ia menemukan persoalan yang relatif sama di sejumlah kampung nelayan, mulai dari lingkungan yang kurang tertata hingga keterbatasan fasilitas penunjang aktivitas nelayan.

Pendekatan berbasis kebutuhan tersebut kemudian menjadi salah satu model dalam pengembangan KNMP.

Sebanyak 65 KNMP tahap pertama telah selesai sepenuhnya dan siap memasuki tahap operasional. Program tersebut ditargetkan diperluas menjadi 1.386 kampung nelayan hingga akhir 2026.

Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia hingga 2029.

Trenggono menegaskan pelaksanaan KNMP sebagai salah satu program prioritas nasional KKP harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir, bukan sekadar menghasilkan pembangunan fisik.

Selain KNMP, KKP menjalankan lima program prioritas nasional lainnya, yakni pembangunan integrasi tambak udang dan revitalisasi tambak Pantai Utara Jawa, pembangunan budi daya tematik di 40.000 desa, modernisasi kapal penangkap ikan, serta program swasembada garam.

Trenggono mengatakan setiap program memiliki model pengembangan berbeda sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga artikel terkait KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto