Tolak Omnimbus Law RUU Cipta Kerja, Buruh dan Mahasiswa Kepung DPR

Massa dari sejumlah organisasi buruh, dan mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI menolak pengesahan RUU Omnibus Law, Jakarta, Kamis (16/7/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Massa dari sejumlah organisasi buruh, dan mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI menolak pengesahan RUU Omnibus Law, Jakarta, Kamis (16/7/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Massa dari sejumlah organisasi buruh, dan mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI menolak pengesahan RUU Omnibus Law, Jakarta, Kamis (16/7/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Perwakilan mahasiswa berorasi saat aksi tolak OMNIMBUS LAW RUU CIPTA KERJA di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/7/20). tirto.id/Hafitz Maulana
Massa dari sejumlah organisasi buruh, dan mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI menolak pengesahan RUU Omnibus Law, Jakarta, Kamis (16/7/2020). tirto.id/Hafitz Maulana
Sejumlah polisi bermotor berjaga di sebrang jalan saat massa dari sejumlah organisasi buruh dan mahasiswa melakukan aksi menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/20). tirto.id/Hafitz Maulana
Penjual minuman di tengah kerumunan massa dari sejumlah organisasi buruh, dan mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI menolak pengesahan RUU Omnibus Law, Jakarta, Kamis (16/7/2020). tirto.id/Hafitz Maulana
Polisi menyebrang ke sisi jalan melalui JPO di depan DPR saat membubarkan massa aksi yang menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/20). tirto.id/Hafitz Maulana
Massa gabungan aliansi buruh, mahasiswa, petani dan masyarakat sipil menggelar aksi tolak omnimbus law RUU Cipta Kerja yang dinilai merugikan kelas pekerja di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7/20).
16 Juli 2020
Massa gabungan aliansi buruh, mahasiswa, petani dan masyarakat sipil menggelar aksi tolak omnimbus law RUU Cipta Kerja yang dinilai merugikan kelas pekerja di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7/20). Meski sempat memanas ketika petang, aksi damai yang mengawal Rapat Paripurna DPR bertahan hingga malam sekitar pukul 19:30 WIB. Sejumlah anggota DPR menemui sekitar dua puluh perwakilan massa aksi di Ruang Pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan telah menerima aspirasi massa aksi dan memastikan tidak ada pengesahan omnibus law RUU Cipta Kerja dalam Rapat Paripurna DPR.

Infografik Instagram
DarkLight