tirto.id - Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa arus lalu lintas di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) telah kembali normal.
Sebelumnya, kondisi lalu lintas di ruas tol tersebut terganggu akibat aksi demonstrasi terkait RUU Perampasan Aset di sekitar Gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8/2026). Jasa Marga bersama Kepolisian juga sempat menutup sementara transaksi di sejumlah Gerbang Tol (GT).
“Sehubungan dengan telah berkurangnya massa, kondisi lalu lintas di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) kini berangsur normal,” ungkap Widiyatmiko dalam keterangan yang diterima Tirto, Jumat (28/8/2026).
Ia mengatakan, sejak pukul 05.45 WIB, Ruas Tol Dalam Kota dari kedua arah telah kembali dibuka. Sejumlah GT juga telah kembali beroperasi, yakni GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Angke 2, GT Jelambar 2, dan GT Tanjung Barat.
Sementara itu, GT Slipi 1 dan 2 kembali dibuka untuk transaksi pada pukul 07.00 WIB. Akses keluar DPR/MPR yang sebelumnya ditutup sementara juga telah dibuka kembali pada pukul 07.05 WIB. Pembukaan tersebut kemudian diikuti dengan dibukanya lalu lintas arteri dari arah Senayan menuju Slipi.
Widiyatmiko menegaskan, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola Ruas Tol Dalam Kota bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian terus melakukan pemantauan serta pengaturan lalu lintas untuk memastikan keamanan dan kelancaran pengguna jalan.
Ia mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini.
“Rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan telah dihentikan dan seluruh operasional Gerbang Tol telah kembali normal. Kami tetap bersiaga memastikan keamanan dan kelancaran pengguna jalan,” tegasnya.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Jasa Marga terus memantau perkembangan kondisi lalu lintas dan melakukan pengaturan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Widiyatmiko.
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Alfitra Akbar
Masuk tirto.id
































