tirto.id - TNI Angkatan Laut (AL) mengungkap peredaran narkotika jenis ketamin melalui jalur laur dengan menggunakan kapal MV King Sun. Saat dilakukan penindakan di 11 mil dari Utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau (Kepri), ditemukan 1,3 ton ketamine.
"Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita Ke-7 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi dan Narkoba. Untuk itu, TNI AL terus berkomitmen untuk menjaga Perairan Yurisdiksi Indonesia segala bentuk pelanggaran hukum," kata Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata dalam keterangan resmi, Minggu (9/8/2026).
Menurut dia, barang bukti 1,3 ton ketamin tersebut jika diuangkan, setara dengan Rp2,6 triliun. Estimasi nilai ekonomis jika per gramnya ditaksir senilai Rp2.000.000 dan setara penyelamatan 6,5 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba.
Menurut dia, penggagalan penyelundupan narkotika ini bermula dari KRI Kerambit-627 melaksanakan pencarian terhadap Vessel Of Interest MV. King Sun pada 5 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB. Kemudian, kapal tersebut terdeteksi di ZEEI pada 6 Agustus, sehingga KRI Kerambit-627 melaksanakan shadowing dan menurunkan Tim VBSS untuk memeriksa muatan kapal pada pukul 19.51 WIB.
"Tim yang memeriksa kapal menemukan 65 karung mencurigakan yang ditutupi oleh lantai. Selanjutnya, Tim VBSS yang ragu dengan kandungan muatan segera melaporkan, sehingga Kapal tersebut digiring untuk sandar," ucap dia.
Dia mengemukakan barang bukti dibawa ke Lab Bea Cukai Batam. Sementara, investigasi diperkuat oleh digital forensik, sehingga didapati bahwa 65 karung tersebut merupakan psikotropika jenis Ketamine dengan estimasi berat 1,3 Ton.
Dia menyampaikan ketamine adalah psikotropika golongan I, di mana penyalahgunaannya dapat menyebabkan halusinasi, kerusakan organ, kecanduan, dan merupakan tindak pidana.
"Saat ini seluruh barang bukti dan ABK akan diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut, dan proses pengembangan jaringan masih terus berlangsung," tutur dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























