Menuju konten utama

Tertekan Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Turun ke Level 8.274

Tekanan terdalam terhadap indeks dialami sektor teknologi yang turun 1,11 persen, disusul sektor keuangan yang terkoreksi 1,07 persen.

Tertekan Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Turun ke Level 8.274
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan kelompok 45 saham unggulan indeks LQ45 turun 33,16 poin atau 3,98 persen ke posisi 800,37. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah ke level 8.274,081

pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Mengutip RTI Business, indeks terkoreksi 36,14 poin atau sebesar 0,43 persen dari perdagangan hari sebelumnya yang finish di posisi 8.310,23.

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 326 saham menguat, 366 melemah dan 127 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp14.998,3 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa tercatat cukup aktif dengan 53,3 miliar saham berpindah tangan melalui 3.334.496 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp26,23 triliun.

Dari sisi sektoral, pergerakan indeks cenderung melemah dengan mayoritas sektor berada di zona merah. Tekanan terdalam dialami sektor teknologi yang turun 1,11 persen, disusul sektor keuangan yang terkoreksi 1,07 persen, serta sektor transportasi dan logistik yang melemah 1,93 persen.

Pelemahan juga terjadi pada sektor industri sebesar 0,28 persen, sektor kesehatan 0,26 persen, sektor properti 0,57 persen, serta sektor infrastruktur yang turun tipis 0,10 persen.

Sementara itu, sejumlah sektor masih mampu mencatatkan penguatan. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan penguatan 3,02 persen, diikuti sektor energi yang naik 0,94 persen. Sektor barang konsumsi siklikal turut menguat 0,42 persen, sementara sektor barang konsumsi non-siklikal naik 0,15 persen.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana