tirto.id - CEO Danantara, Rosan Roeslani, meminta dukungan fiskal dalam bentuk insentif pajak kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengatakan, hal tersebut telah ia sampaikan secara langsung dalam rapat bersama Purbaya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini, Rabu (3/12/2025).
“Memang kita diskusikan, bagaimana pengembangan Danantara ini, dukungan dari segi fiskal dan perpajakannya seperti apa dari Kementerian Keuangan, dan beliau sangat terbuka,” ujar Rosan usai persamuhan sekitar 1,5 jam di Kemenkeu.
Dengan adanya sinyal positif dari Purbaya, pembahasan lanjutan mengenai bentuk dukungan fiskal dan perpajakan untuk Danantara akan dilakukan oleh tim kerja yang melibatkan perwakilan Kemenkeu dan Danantara.
“Dan (pembicaraan) akan dilanjutkan lagi oleh tim kerja yang akan melanjutkan beberapa hal yang kita tadi sudah bicarakan. Tapi intinya sangat-sangat positif,” sambung Rosan.
Selain membahas dukungan untuk memperkuat posisi Danantara sebagai lembaga pengelola investasi, mereka juga mendiskusikan skema terbaik penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh sebelum dibawa ke konsorsium perusahaan finansial Tiongkok yang diwakili China Development Bank (CDB).
“Kita mendiskusikan beberapa hal, bagaimana di antaranya kita bersama-sama untuk penyelesaian KCIC, Whoosh kita diskusikan. Karena kita kan di dalamnya harus sama,” tutur Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM.
Sebelumnya, Rosan telah memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 kepada Komisi XI DPR RI. Ia juga menjelaskan peta jalan investasi Danantara Investment Management (DIM) 2026 yang disiapkan untuk menjalankan mandat ganda: menghasilkan imbal hasil berkelanjutan sekaligus memberi dampak ekonomi nasional.
"Mandat kami jelas: menghadirkan imbal hasil yang sehat bagi negara, sambil memastikan setiap investasi memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dan mendorong transformasi nasional,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, dikutip Senin (1/12/2025).
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id




































