Menuju konten utama

Tema 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2023 & Tujuannya

Tema hari besar 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism against Gender-Based Violence) 2023 dan bentuk kampanye yang dapat dilakukan.

Tema 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2023 & Tujuannya
Header Ayah Anak Perempuan. foto/IStockphoto

tirto.id - Peringatan tahunan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism against Gender-Based Violence) 2023 akan dilaksanakan mulai 25 November hingga 10 Desember 2023 mendatang.

16 Days of Activism against Gender-Based Violence merupakan kampanye pengorganisasian individu maupun organisasi di seluruh dunia dalam menyerukan pencegahan dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan. Kampanye tersebut telah dilakukan para aktivis mulai 1991 silam bersamaan dengan peresmian Women's Global Leadership Institute.

Untuk mendukung 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2008 telah meluncurkan kampanye United Nations International Telecommunication and Information Technology (UNiTE) yang bertujuan untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2030.

Tema Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan 2023

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan 2023 membawa tema bertajuk "UNITE! Invest to prevent violence against women and girls (UNITE! Berinvestasi untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan)".

Tema Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan 2023 mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dengan tidak melakukan tindak kekerasan kepada perempuan dan anak perempuan.

Kepedulian masyarakat tersebut akan menciptakan dunia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan.

Di samping itu, tema 2023 mengajak pemerintah di seluruh dunia untuk berbagai investasi dalam pencegahan kekerasan berbasis gender.

Daftar Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Bentuk kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan memiliki bentuk yang beragam antara daerah satu dengan lainnya.

Perbedaan bentuk kampanye tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi, sosial, budaya, hingga situasi politik daerah terkait.

Meskipun bentuk kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dapat berbeda-beda, namun nilai-nilai yang disebarkan sama.

Dilansir laman Komnas Perempuan, berikut ini nilai-nilai yang disebarkan dalam kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan:

  • Meningkatkan pemahaman mengenai kekerasan berbasis gender sebagai isu Hak Asasi Manusia di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional
  • Memperkuat kerja-kerja di tingkat lokal dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan
  • Membangun kerjasama yang lebih solid untuk mengupayakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan di tingkat lokal dan internasional
  • Mengembangkan metode-metode yang efektif dalam upaya peningkatan pemahaman publik sebagai strategi perlawanan dalam gerakan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan
  • Menunjukkan solidaritas kelompok perempuan sedunia dalam melakukan upaya penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani