tirto.id - Salat tarawih, tahajud, dan witir merupakan tiga jenis ibadah sunah yang dilakukan pada malam hari. Bagaimana urutan tata cara sholat tahajud dan witir di bulan Ramadhan? Apakah tarawih berada di urutan awal dan witir dilaksanakan paling belakang?
Allah berfirman dalam Surah al-Isra ayat 79 bahwa tahajud merupakan ibadah tambahan agar umat Islam masuk kategori terpuji. Adapun witir adalah salat paling akhir pada waktu malam, sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan dalam HR Bukhari dan Muslim.
Khusus di bulan suci, salat tarawih bisa menjadi ibadah yang menggugurkan dosa muslimin dan muslimat. Umat Islam pun perlu mengetahui urutan sholat tarawih, tahajud, dan witir di bulan Ramadhan yang tepat.
Urutan Salat Tarawih, Tahajud, & Witir dalam Semalam
Umat muslim di Indonesia umumnya mengerjakan salat tarawih secara berjemaah di masjid atau musala, kemudian diikuti dengan salat witir. Bagaimana dengan seseorang yang ingin mengerjakan salat tahajud? Apakah perlu menutup salat tahajud dengan witir pula?
Diriwayatkan dari jalur Jabir, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang khawatir tidak bisa bangun pada akhir malam, hendaklah ia melakukan witir pada awal malam. Dan siapa yang berharap mampu bangun di akhir malam, hendaklah ia witir pada akhir malam, karena salat pada akhir malam disaksikan (oleh para malaikat) dan hal itu lebih utama," (HR Muslim).
Seseorang yang sudah mengerjakan witir usai tarawih, lantas terjaga dan mengerjakan salat tahajud, tidak perlu menutup salat tahajud tadi dengan witir lagi.
Sebaliknya, seseorang dapat pula mengerjakan salat tarawih dan tidak menutupnya dengan witir. Kemudian, terjaga pada akhir malam untuk mengerjakan salat tahajud sekaligus witir.
Diriwayatkan dari Abu Qatadah, Nabi SAW pernah bertanya kepada Abu Bakar:
"Kapankah kamu melaksanakan witir?"
Abu Bakar lantas menjawab:
"Saya melakukan witir pada permulaan malam."
Nabi Muhammad SAW juga bertanya kepada Umar:
"Kapankah kamu melaksanakan witir?"
Umar pun menjawab:
"Saya mengerjakan witir pada akhir malam."
Berdasarkan dua jawaban tersebut, Rasulullah berkata bahwa "Orang ini (Abu Bakar) telah melakukan dengan keteguhan hati". Adapun "Orang ini (Umar) telah melakukan dengan kemantapan".
Tata Cara Salat Tarawih, Witir, dan Tahajud di Bulan Ramadhan
Selain urutan, umat Islam juga bisa memahami tata cara sholat tahajud dan witir di bulan Ramadhan. Begitu pula dengan salat tarawih yang pelaksanaannya berada di urutan paling awal dari ketiga jenis ibadah ini.
Berikut penjelasan mengenai tata caranya.
Tata Cara Salat Tarawih
Umat muslim di Indonesia biasanya menjalankan ibadah salat tarawih sebanyak 11 rakaat atau 23 rakaat, termasuk 3 rakaat witir di dalamnya. Setiap pilihan ini memiliki dalilnya tersendiri.Mengutip laman Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, umat Islam yang melaksanakan salat tarawih 11 rakaat dapat menggunakan salah satu dari tiga formasi berikut:
- Formasi rakaat 4-4-3
- Formasi rakaat 2-2-2-2-3
- Formasi rakaat 2-2-2-2-2-1
Jika melaksanakan tarawih 23 rakaat, salat umumnya dikerjakan secara bertahap dengan 2 rakaat demi 2 rakaat. Adapun salat witir 3 rakaatnya dipisahkan menjadi 2 kali salam (2 rakaat diikuti 1 rakaat) sesuai formasi: 2-2-2-2-2-2-2-2-2-2-2-1.
Berikut tata cara salat tarawih formasi 4 rakaat sekali salam.
- Melafalkan niat atau berniat dalam hati untuk salat tarawih 4 rakaat;
- Mengucap takbir saat takbiratul ihram;
- Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca salah satu surah dalam Al-Qur'an;
- Rukuk;
- Iktidal;
- Sujud pertama;
- Duduk di antara dua sujud;
- Sujud kedua;
- Duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua;
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua (sesuai dengan urutan gerakan di rakaat pertama);
- Mengerjakan rakaat ketiga sesuai urutan gerakan di rakaat kedua;
- Mengerjakan rakaat keempat sesuai urutan gerakan di rakaat kedua, dan ketiga;
- Setelah bangkit dari sujud kedua di rakaat keempat, duduk tasyahud, lalu salam;
- Selanjutnya, ulangi salat 4 rakaat sekali salam sehingga tarawih genap 8 rakaat.
- Melafalkan niat atau membaca niat dalam hati untuk salat Tarawih 2 rakaat;
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram;
- Membaca surah Al-Fatihah;
- Dilanjutkan membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an;
- Rukuk;
- Iktidal;
- Sujud pertama;
- Duduk di antara dua sujud;
- Sujud kedua;
- Duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua;
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan seperti di rakaat pertama;
- Setelah bangkit dari sujud kedua di rakaat kedua, duduk tasyahud, lalu salam;
- Selanjutnya, ulangi mengerjakan salat dua rakaat sekali salam sampai terpenuhi 8 rakaat atau 20 rakaat yang diinginkan.
Tata Cara Shalat Tahajud
Seseorang dapat melaksanakan salat tahajud dengan jumlah total rakaat seperti 2, 4, 6, 8, 12, dan seterusnya sesuai keinginan. Umat muslim bisa mendirikan salat tahajud setelah tidur malam dan diutamakan pada sepertiga malam terakhir.Menurut Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, salat sunah ini sebenarnya memiliki waktu panjang mulai dari waktu Isya sampai menjelang subuh. Malam panjang tersebut meliputi 3 bagian berikut.
- Sepertiga pertama: sekitar pukul 19.00 sampai 22.00 sebagai waktu utama.
- Sepertiga kedua: sekitar pukul 22.00 sampai 01.00 dini hari sebagai waktu paling utama.
- Sepertiga ketiga: sekitar pukul 01.00 sampai jelang subuh sebagai waktu paling dari paling utama karena Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan permintaan hingga pengampunan.
Tata cara salat tahajud sama dengan salat tarawih di atas, termasuk formasi pelaksanaannya. Perbedaan cara di antara kedua macam ibadah sunah ini hanya mencakup niat saja.
Tata Cara Salat Witir
Umat muslim bisa mengerjakan salat witir untuk menutup salat sunah pada malam hari. Salat ini biasanya untuk melengkapi salat tahajud, tetapi saat Ramadan tiba sering dilaksanakan di awal waktu untuk menutup salat tarawih.Oleh sebab itu, umat Islam tidak perlu melakukannya lagi setelah pelaksanaan salat tahajud pada akhir malam. Berikut ini tata cara salat witir 3 rakaat dengan sekali salam.
- Mengucapkan bacaan niat atau berniat dalam hati untuk salat witir 3 rakaat;
- Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram;
- Membaca surah Al-Fatihah;
- Setelah itu, membaca salah satu surat dalam Al-Quran;
- Rukuk;
- Iktidal;
- Sujud pertama;
- Duduk di antara dua sujud;
- Sujud kedua;
- Berdiri kembali pada rakaat kedua;
- Baca surah Al-Fatihah;
- Kemudian, membaca salah satu surat dalam Al-Quran;
- Rukuk;
- Iktidal;
- Sujud pertama;
- Duduk di antara dua sujud;
- Sujud kedua;
- Berdiri kembali pada rakaat ketiga;
- Baca surah Al-Fatihah;
- Kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Quran;
- Rukuk;
- Iktidal;
- Sujud pertama;
- Duduk di antara dua sujud;
- Sujud kedua;
- Duduk tasyahud;
- Salam.
Ingin memahami lebih dalam terkait sejumlah ibadah sunah di bulan suci? Baca juga berbagai artikel terbaru dan menarik lain seputa Ramadhan untuk keperluan ibadah melalui laman berikut.
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Fitra Firdaus
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id




































