Menuju konten utama

Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, Apa Saja Materinya?

Siswa Sekolah Rakyat akan dibimbing taruna Akmil melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari dan tempat tidur, hingga kerapian dalam berseragam.

Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, Apa Saja Materinya?
Sejumlah siswa mendengarkan penjelasan guru di Sekolah Rakyat Integrasi 41 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Sosial dan TNI akan menugaskan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II untuk mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Program bimbingan tersebut akan berlangsung selama lima hari mulai 3 hingga 8 Agustus 2026.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengatakan pelibatan taruna Akmil ini bertujuan membantu siswa sekolah rakyat menjadi anak yang mandiri. Para taruna nantinya akan memberikan pendampingan kepada siswa dalam kehidupan berasrama.

"Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam," ujar Agus Jabo dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6/2026).

Dia juga berharap, peran para taruna dapat membuat para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru secara nyaman, meski harus tinggal jauh dari keluarga.

"Mereka juga memberikan pembinaan agar tidak terjadi segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan atau kekerasan dari kakak kelas kepada adik kelas," kata Agus Jabo.

Pelaksaan program ini disebutnya juga memiliki dasar hukum yakni Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim.

Adapun dipilihnya taruna Akmil didasarkan pada pengalaman mereka dalam menjalani kehidupan berasrama sehingga dinilai mampu membimbing para siswa dengan pendekatan yang tepat.

"Pengalaman itu yang ingin ditularkan kepada anak-anak Sekolah Rakyat agar mereka cepat beradaptasi dan memiliki karakter yang mandiri," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap titik Sekolah Rakyat akan didampingi lima personel taruna secara intensif. Materi bimbingan meliputi berbagai keterampilan dasar kehidupan sehari-hari, seperti menyetrika seragam, merapikan seprei dan lemari pakaian, menyemir sepatu, hingga membangun kebiasaan hidup mandiri di asrama.

Baca juga artikel terkait SEKOLAH RAKYAT atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto