Menuju konten utama

Syaikhu Abaikan Sikap Gelora Tolak PKS Gabung ke Prabowo-Gibran

Bergabungnya PKS ke dalam pemerintahan atau menjadi oposisi merupakan hak prerogatif dari Majelis Syuro.

Syaikhu Abaikan Sikap Gelora Tolak PKS Gabung ke Prabowo-Gibran
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan (keempat kiri) dan cawapres Muhaimin Iskandar (ketiga kanan) bergandengan tangan dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu (keempat kanan), Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi (kedua kanan) dan jajaran petinggi PKS saat bertemu pascaputusan sengketa Pilpres oleh MK, di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (23/4/2024). Dalam pertemuan tersebut pasangan Anies-Muhaimin menyampaikan terima kasih kepada PKS atas dukungan yang diberikan selama gelaran Pilpres 2024. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

tirto.id - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, mengungkapkan partainya tak mau ambil pusing dengan Partai Gelora yang keberatan bila PKS merapat ke Koalisi Indonesia Maju.

Syaikhu menegaskan bahwa bergabungnya PKS ke dalam pemerintahan atau menjadi oposisi merupakan hak prerogatif dari Majelis Syuro dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

"Tetapi kebijakan untuk mengambil apakah itu di luar atau di dalam koalisi atau oposisi sekali lagi ini dalam ranah Majelis Syuro atau badan pekerja Majelis Syuro," kata Syaikhu di kediaman Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, (30/4/2024).

Syaikhu menerangkan bahwa dirinya sebagai Presiden PKS akan melaksanakan kebijakan yang diputuskan oleh Majelis Syuro, terkait arah politik partainya. Dia menegaskan bahwa keputusan Majelis Syuro diputuskan bukan berasal dari keputusan pribadi namun bersifat kolektif-kolegial.

"Saya sebagai presiden PKS akan melaksanakan apapun kebijakan yang akan diambil oleh Majelis Syuro," tegasnya.

Syaikhu mengklaim bahwa pihak Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menjalin komunikasi dengan internal partainya. Meski demikian, dia tak ingin terlalu berharap soal kursi menteri mendatang, apakah berada di dalam maupun di luar.

"Ada komunikasi-komunikasi dengan Partai Gerindra dan Pak Prabowo ya. Mudah-mudahan nantilah pada akhirnya akan ada hal-hal yang mungkin akan diumumkan juga," kata Syaikhu.

Syaikhu menambahkan, selama ini komunikasi partainya dengan Gerindra maupun Prabowo secara pribadi terjalin dengan baik. Namun dia kembali menegaskan bahwa hal itu tak ingin dijadikannya sebagai landasan untuk meminta kursi menteri.

"Oleh karenanya kita tunggu saja mudah-mudahan dalam proses ke depan ini ada hal-hal yang memang lebih jelas begitu. Apakah ada tawaran atau segala macamnya, itu karena kita belum bertemu secara langsung," kata dia.

Syaikhu menjamin bahwa pertemuan Prabowo dengan PKS adalah keniscayaan. Walaupun, hingga saat ini dia belum mendapatkan jadwal untuk bisa bertemu dengan Prabowo dari pihak protokol.

"Belum ada, Insya Allah, mudah-mudahan saya akan tetap ada pertemuan," kata Syaikhu.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto