Sungai Kering di Desa Cibarusah

Sungai Cipamingkis yang kering akibat musim kemarau di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah arga mandi di sungai Cipamingkis yang kering akibat musim kemarau di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Warga mengambil air dari dasar sungai Cipamingkis yang kering di di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Warga mengambil air dari dasar sungai Cipamingkis yang kering di di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Warga mandi di sungai Cipamingkis yang kering akibat musim kemarau di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
seorang anak mandi mandi di sungai Cipamingkis yang kering akibat musim kemarau di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Seorang anak membawa air dengan jerigen yang diambil dari dasar sungai Cipamingkis yang kering di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Warga membawa air dari dasar sungai Cipamingkis yang kering di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Sungai Cipamingkis yang kering akibat musim kemarau di Cibarusah, Bekasi Jawa Barat, Senin (6/8/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Persoalan kekeringan yang melanda tiap tahun Desa Cibarusah masih belum ditanggapi serius secara teknis terkait pencegahan kekurangan air oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
12 Agustus 2018
Terletak 40 kilometer dari pusat kota Bekasi, Jawa Barat, warga desa Cibarusah mengeluh kekeringan akibat musim kemarau. Mereka kesulitan mencari air bersih untuk aktivitas kesehariannya karena sumber air terdekat dari Sungai Cipamingkis mengering dan hanya menyisakan beberapa genangan air yang terperangkap dalam tumpukan bebatuan.

Genangan air tersebut kini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan mandi dan mencuci karena sumur-sumur warga yang mengering. Persoalan kekeringan yang melanda tiap tahun Desa Cibarusah masih belum ditanggapi serius secara teknis terkait pencegahan kekurangan air oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sampai saat ini hanya beberapa bantuan yang jumlahnya kurang mencukupi untuk menghidupi sekitar 12.000 jiwa. tirto.id/Andrey Gromico
DarkLight