Menuju konten utama

Staf Khusus Presiden Ungkap Alasan Jokowi Kunjungi Jawa Tengah

Menurut Ari Dwipayana, kunjungan Jokowi ke Jawa Tengah untuk memastikan kebutuhan pokok rakyat tersedia dan program-program pemerintah berjalan.

Staf Khusus Presiden Ungkap Alasan Jokowi Kunjungi Jawa Tengah
Presiden Joko Widodo (tengah) membagikan kaos kepada warga saat mengunjungi Pasar Mungkid, Magelang Jawa Tengah, Senin (29/1/2024). ANTARA FOTO /Anis Efizudin/wpa.

tirto.id - Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, memastikan bahwa kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Jawa Tengah dan sekitarnya bukan dalam rangka memenangkan kandidat tertentu.

Hal itu ia sampaikan untuk merespons kritik capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, soal banyak pejabat yang datang ke Jawa Tengah menjelang hari pencoblosan.

"Ini kegiatan yang sudah dilakukan presiden di berbagai tempat. Beliau memastikan kebutuhan pokok rakyat tersedia. Memastikan program-program pemerintah berjalan, termasuk program prioritas yang terkait masyarakat," kata Ari di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (29/1/2024).

Ia menekankan bahwa Jokowi akan selalu berada di koridor hukum jika ingin berkampanye. Jokowi, kata Ari, akan melihat aturan yang berlaku sebagaimana saat ia maju di Pilpres 2019. Kala itu, dia berkampanye dengan status cuti.

Menurut Ari, pembagian bansos yang dilakukan saat ini adalah kebijakan afirmatif dalam merespons situasi.

Ia mengatakan, setidaknya ada dua situasi yang membuat pemerintah mengeluarkan bansos, antara lain fenomena el-Nino yang merusak musim tanam dan panen.

Kedua, menurutnya, pemerintah melihat situasi global yang semakin tidak menentu, salah satunya kenaikan harga pangan.

Menurut Ari, pemberian bansos tidak melibatkan Mensos karena ini soal cadangan pangan. Hal itu membuat Jokowi fokus pada bulog dan badan pangan, apalagi Jokowi mengecek ketersediaan pangan.

Maka itu, Ari menegaskan Jokowi tidak mengajak Menteri Sosial saat ini, Tri Rismaharini, karena beda tupoksi dan bukan faktor kepartaian Risma yang merupakan kader PDIP.

"Nggak, nggak ada status kepartaian," kata Ari.

Ganjar sebelumnya mengritik banyak pihak, mulai dari legislator, partai politik, hingga Presiden Jokowi, yang turun di Jawa Tengah menjelang pencoblosan. Ganjar memastikan PDIP akan berupaya menjaga suaranya di Jateng.

“Kita pasti bekerja keras, karena Jateng adalah kandang banteng, maka banyak yang akhirnya mungkin harus membuat cara-cara tersendiri,” kata Ganjar usai berorasi politik pada Hajatan Rakyat Medan di Istana Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/1/2024) sebagaimana rilis TPN.

Ganjar menyatakan ia intens turun ke lapangan untuk menemui dan berdialog dengan rakyat di berbagai daerah di Jateng. Namun, apa yang dilakukan Ganjar, rupanya diikuti oleh Jokowi.

Presiden diketahui beberapa kali mengunjungi Jateng untuk urusan pembagian bantuan sosial, seperti di Kota Salatiga pada 22 Januari 2024.

Jokowi pada 22-23 Januari 2024 bersafari di Jawa Tengah mulai dari Salatiga, Magelang, Temanggung, hingga Wonosobo.

“Makanya, yang lain kok banyak yang senang datang ke Jawa Tengah ya,” ucap Ganjar.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - News
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Irfan Teguh Pribadi