tirto.id - Princess Kako ramai jadi perbincangan netizen, lantaran beredarnya video di dunia maya yang memperlihatkan dirinya tertidur di sebuah pesawat ekonomi. Keponakan Kaisar Naruhito ini ketika itu sedang melakukan penerbangan domestik di Brasil.
Sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, pada bulan Juni, Princess Kako atau Putri Kako mengunjungi Brasil dalam perjalanan 11 hari. Putri berusia 30 tahun itu mengunjungi delapan kota atas undangan pemerintah negara tersebut.
Dalam video viral yang beredar di masyarakat, terlihat Putri Kako terbang di kelas ekonomi dan bersandar di jendela. Dalam video viral tersebut, Putri Kako terlihat kelelahan dan tertidur tak lama setelah duduk.
Menurut media Jepang, Putri Kako telah mengunjungi empat lokasi berbeda pada hari yang sama. Momen candid tersebut, sontak menuai simpati dan beragam pujian dari netizen.
Seorang netizen menulis: "Dia tampak seperti boneka porselen. Sangat bisa dimengerti jika dia merasa lelah dengan jadwal yang begitu padat." Netizen lain mengungkapkan simpatinya kepada anggota keluarga kekaisaran Jepang ini. "Video seperti ini seharusnya tidak dibagikan. Putri Kako adalah panutan pekerja keras dan rendah hati. Kita harus melindunginya, bukan mengeksposnya," imbuh netizen lainnya.
Lantas, bagaimana profil singkat Princess Kako?
Profil Princess Kako
Princess Kako memiliki nama lengkap Kako Naishinnō. Ia lahir pada 29 Desember 1994.
Princess Kako atau Putri Kako dari Akishino ini merupakan anak dari Putra Mahkota Jepang, Fumihito, calon pewaris takhta kekaisaran Jepang. Ia juga keponakan dari Kaisar Jepang yang sekarang bertahta, Naruhito.
Kakak Princess Kako bernama Putri Mako dan adiknya adalah Pangeran Hisahito yang digadang-gadang akan menjadi penerus jejak sang ayah.
Melansir South China Morning Post, kakak perempuan Putri Kako, Putri Mako, pada 2021 melepaskan gelar kebangsawanannya dan meninggalkan keluarga kerajaan untuk menikah dengan kekasihnya di kampus. Mereka kemudian pindah ke New York.
Sejak saat itu, Kako mengambil peran yang lebih menonjol di mata publik dan sekarang sering mewakili keluarga kerajaan dalam perjalanan ke luar negeri.
Putri Kako dikagumi karena kecantikan, keanggunan, dan ketulusannya. Media Jepang menyebut Putri ini sebagai “harapan Jepang”.
Pada upacara kedewasaannya, dia berkata: “Saya percaya bahwa saya harus melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan kepada saya dengan rendah hati, dengan tulus dan penuh hormat.”
Putri Kako pernah menjadi pemain seluncur indah dan memenangkan kejuaraan distrik pada tahun 2007. Ia kemudian belajar seni pertunjukan dan psikologi di Universitas Leeds, Inggris. Dia juga fasih berbahasa isyarat dan secara aktif terlibat dalam kegiatan amal.
Selain itu, Putri Kako ternyata juga seorang ikon mode di Jepang.
Tidak seperti pilihan busana keluarga kerajaan Jepang yang biasanya konservatif, Putri Kako sering memilih warna-warna berani dan desain yang rumit, sebagai wujud ekspresi diri.
Dalam kunjungannya ke Brasil, Putri Kako mengenakan gaun putih dengan motif bunga kamelia. Foto-foto pakaiannya menerima lebih dari 500.000 likes di media sosial.
Saat berkunjung ke Yunani tahun lalu, Putri Kako terlihat mengenakan atasan rajut berwarna biru royal. Dalam perjalanannya yang lain, Putri Kako mengenakan anting-anting porselen yang dibuat dengan keahlian tradisional.
Penjualan anting-anting tersebut pun meningkat 50 kali lipat hanya dalam beberapa hari. Momen fesyen tersebut, akhirnya memicu gelombang kekaguman secara online, yang akhirnya membuat Putri ini sebagai semacam fashion icon di Jepang.
Editor: Lucia Dianawuri & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id

































