Menuju konten utama

Seskab Teddy Bantah Prabowo Pakai 2 Pesawat Kenegaraan

Presiden selalu menggunakan satu pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan jumlah rombongan yang lebih terbatas demi efisiensi negara.

Seskab Teddy Bantah Prabowo Pakai 2 Pesawat Kenegaraan
Presiden Prabowo Subianto berjalan keluar dari pesawat setibanya di Air Force Station Palam, New Delhi, India, Kamis (23/1/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.

tirto.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kenegaraan dalam kunjungan luar negeri. Teddy menegaskan saat ini Presiden selalu menggunakan satu pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan jumlah rombongan yang lebih terbatas demi efisiensi negara.

“Terkait luar negeri, tadi ada yang nanya juga. Jadi ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, nggak ada itu. Ya, itu tidak benar,” tegasnya, kepada awak media, di ruang media Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Menurut Teddy, sejak sebelum menjabat sebagai kepala negara, Prabowo Selalu menggunakan pesawat pribadi milik perusahaannya. Bahkan, kebiasaan ini berlanjut hingga awal-awal masa jabatan Prabowo.

Hanya saja, setelah menjabat sebagai presiden ada satu pesawat TNI AU Boeing 737 –bukan pesawat kepresidenan- yang menyertai.

Pertemuan bilateral Indonesia-Brasil

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Brasil dan bertolak meninggalkan Brasilia pada Rabu (09/07/2025). FOTO/Biro Pers Sekretaria

“Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kemlu (Kementerian Luar Negeri), ada wartawan, dan sebagainya. Jadi saya mau sampaikan, tidak benar bahwa Bapak Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan kalau ke luar negeri,” jelas Teddy.

Sejak setahun belakangan, saat kunjungan ke luar negeri Prabowo selalu menggunakan satu pesawat kenegaraan, Garuda Indonesia Boeing 777. Perangkat kepresidenan yang menyertai pun diperkecil jumlahnya melalui pembatasan jumlah rombongan.

“Per sekarang, kita perkecil. Yang perlu ikut, ikut, dan rombongan semakin terbatas. Kalau di dalam negeri, ya seperti Anda ikut semua, kita menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan,” kata dia.

Lebih lanjut Teddy menjelaskan, saat ke luar negeri Boeing 777-300ER dioperasikan untuk memperlihatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar, kuat dan hebat.

“Kita punya maskapai besar. Pak Presiden mau menunjukkan itu. Dan di dalamnya pun, pesawat 777 Garuda itu konfigurasinya masih apa adanya, tidak ada berubah, tidak ada khusus kepresidenan, VIP, dan sebagainya. Masih sama,” tuturnya.

Meski begitu, sama halnya kepala negara di berbagai belahan dunia mana saja, ada pesawat cadangan yang dioperasikan saat kunjungan kenegaraan. Tidak hanya pesawat, mobil cadangan juga harus disediakan.

“Dan Anda lihat kalau mobil rangkaian dulu banyak sekarang maksimal delapan, salah satunya ada mobil cadangan. Pesawat juga begitu. Seharusnya nih kalau sesuai aturan, boleh pesawat kenegaraan dua, tapi itu tidak dilakukan atau belum dilakukan. Kenapa? Ya karena cukup,” tegas Teddy.

Baca juga artikel terkait PESAWAT KEPRESIDENAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah