Menuju konten utama

Sempat Disembunyikan, 2 Mobil Noel Sudah Diserahkan ke KPK

Dua mobil milik Immanuel Ebenezer yang diserahkan ke KPK hari ini bermerek Mercedes Benz dan BAIC.

Sempat Disembunyikan, 2 Mobil Noel Sudah Diserahkan ke KPK
Mobil mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025). tirto.id/Auliya Umayna

tirto.id - Dua mobil yang sebelumnya diduga disembunyikan dari rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, telah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dua mobil tersebut bermerek Mercedes Benz dan BAIC. Sedangkan, satu mobil lainnya yang bermerek Land Cruiser, yang juga diduga turut disembunyikan, telah diserahkan sebelumnya.

"Dari tiga itu, satu sebelumnya sudah diantarkan ke KPK, dan hari ini dua kendaraan tersebut, diantarkan kembali ke KPK," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).

Ketiga mobil tersebut, diduga berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan dan atau gratifikasi pada pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker, yang menjadikan Immanuel dan 10 orang lainnya sebagai tersangka. KPK menduga ketiga mobil itu, disembunyikan usai Immanuel terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (20/8/2025) lalu.

"Sebelumnya kami sampaikan bahwa KPK memang sedang melakukan penelusuran terhadap tiga kendaraan roda empat yang diduga terkait perkara ini, yang dikuasai oleh saudara IEG (Immanuel)" ujarnya.

mobil Kasus Immanuel Ebenezer

Mobil mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025). tirto.id/Auliya Umayna

Budi juga menjelaskan bahwa penyerahan dilakukan oleh pihak yang diduga menyembunyikan ketiga mobil tersebut. Kata Budi, penyerahan ini, terjadi usai adanya imbauan dari KPK.

"Kami telah sampaikan juga terkait dengan ketiga kendaraan tersebut dibutuhkan untuk proses pembuktian. Oleh karena itu, setelah dilakukan proses imbauan tersebut, yang bersangkutan kemudian kooperatif," tuturnya.

Berdasarkan pemantauan Tirto di Gedung Merah Putih KPK, dua mobil yang baru saja diserahkan, berjalan beriringan menuju Gedung Juang KPK.

Satu mobil bermerek Mercedez Benz berwarna hitam dengan plat nomor B 88 DEE. Kemudian, mobil dengan merek BAIC yang juga berwarna hitam, terlihat tidak terpasang plat nomor.

Budi belum dapat memastikan pihak yang melakukan penyerahan. Namun, Budi menyebut bahwa sejumlah kendaraan itu, sangat dibutuhkan untuk proses pembuktian perkara di Kemnaker ini.

Diketahui, Immanuel sempat membantah bahwa ketiga mobil tersebut disembunyikan oleh kerabatnya sebagaimana kecurigaan KPK. Dia mengatakan, mobil-mobil itu, dibawa oleh anaknya yang ketakutan karena dia terjaring OTT KPK.

Dalam kasus ini, KPK telah menyita sejumlah barang bukti berupa uang, puluhan kendaraan, dokumen dan barang bukti elektronik (BBE).

Selain Immanuel, 10 tersangka lainnya yaitu, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Gerry Aditya Herwanto Putra, dan Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3 Subhan. Kemudian, Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Anita Kusumawati.

Kemudian, Direktur Binwasnaker dan K3 Fahrurozi, Direktur Bina Kelembagaan Hery Sutanto, Sub Koordinator Sekarsari Kartika Putri, Koordinator Supriadi, dan dua pihak PT KEM Indonesia, Temurila, serta Miki Mahfud.

Para tersangka diduga telah melakukan pemerasan terhadap para pihak yang ingin mengurus sertifikasi K3 di Kemnaker. Totalnya mencapai Rp81 miliar. Immanuel disebut menerima Rp3 miliar dari total pemerasan tersebut.

Baca juga artikel terkait KORUPSI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto