tirto.id - Kemendikdasmen akan segera membuka seleksi Guru & Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN)) dan Community Learning Center (CLC) di Malaysia. Cek jadwal, syarat, cara, dan link pendaftarannya berikut.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI kembali membuka kesempatan bagi calon guru dan tenaga pendidik yang ingin mengabdi melalui pendidikan Indonesia di luar negeri.
Program yang dihadirkan Kemendikdasmen ini ada dua, yakni Sekolah Indonesia di Luar Negeri serta Community Learning Center. Baik SILN maupun CLC merupakan program berbeda. Meski sama-sama bergerak dalam bidang pemberdayaan pendidikan, dua program ini memiliki tujuan dan sasaran berbeda.
SILN sendiri tersebar di 9 negara di Asia hingga Eropa. Sedangkan CLC Indonesia berjumlah 302 yang tersebar seluruhnya di Malaysia.
Bagi calon pendaftar yang hendak mengikuti seleksi Guru dan Tendik SILN-CLC Kemendikdasmen 2026, simak informasi rincinya berikut.
Pengertian Sekolah Indonesia di Luar Negeri dan Sebarannya
Sekolah Indonesia di Luar Negeri merupakan satuan pendidikan pada jalur formal yang diselenggarakan khusus di luar negeri. Program ini ditujukan untuk melayani pendidikan bagi anak-anak diplomat yang bekerja pada perwakilan Indonesia berbagai negara.
Selain itu, SILN juga sekaligus jadi perantara pemerintah memberikan pendidikan bagi warga negara Indonesia lainnya yang berada di luar negeri. Sehingga, anak-anak tersebut akan tetap terhubung dengan kurikulum nasional.
Tak hanya bergerak menjalankan fungsi pendidikan saja, SILN juga turut menyelenggarakan program pengembangan dalam upaya pelestarian budaya Indonesia melalui program yang diadakan langsung di negara setempat.
Dalam hal sebarannya, SILN tersebar di 9 negara. Malaysia dan Arab Saudi jadi negara terbanyak dengan sebaran di tiga wilayah berbeda. Berikut rincian lebih lengkapnya.
1. Johor Bahru, Malaysia
2. Kuala Lumpur, Malaysia
3. Kinabalu, Malaysia
4. Singapura
5. Davao, Filipina
6. Bangkok, Tailan
7. Yangon, Myanmar
8. Tokyo, Jepang
9. Makkah, Arab Saudi
10. Jeddah, Arab Saudi
11. Riyadh, Arab Saudi
12. Kairo, Mesir
13. Den Haag, Belanda.
Apa Itu CLC dan Jumlahnya di Malaysia
Berbeda dengan SILN, Community Learning Center atau CLC merupakan program pendidikan ini ditujukan untuk pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya anak-anak pekerja sawit mulai untuk jenjang SD dan SMP.
Dengan kata lain, CLC ini diberikan untuk anak-anak pekerja migran Indonesia yang tinggal bersama orang tuanya di wilayah perkebunan atau ladang di seluruh wilayah Sabah dan Sarawak di Malaysia.
CLC ladang sendiri terbagi menjadi dua bagian, yakni CLC Ladang yang beroperasi khusus di ladang sawit berskala besar, srta CLC Nonladang di luar ladang sawit, seperti bangunan, ruko, dan lainnya.
Adapun untuk sebarannya, CLC Indonesia di Malaysia tercatat sebanyak 302 yang terbagi 62 di Serawak dan 240 sisanya di Sabah.
Kapan Seleksi Guru & Tendik SILN-CLC Kemendikdasmen 2026 Dibuka?
Sejauh ini, Kemendikdasmen belum merincikan terkait jadwal dan syarat pendaftaran seleksi Guru & Tenaga Kependidikan SILN-CLC Kemendikdasmen 2026. Namun, dalam unggahan resminya, calon pendaftar bisa mempersiapkan lebih dulu dengan cara memantau secara berkala kanal dan laman resmi Ditjen GTK Kemendikdasmen.
"Siapkan diri untuk mengikuti seleksi. Pantau terus informasi resmi mengenai formasi, persyaratan, jadwal, serta tata cara pendaftaran melalui kanal dan laman resmi Ditjen GTK Kemendikdasmen," tulis dalam unggahan di akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud.
Agar bisa memantau perkembangan informasi terbaru, calon pendaftar bisa mengakses link di bawah ini.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id


































