tirto.id - SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Dalam proses akuisisi tersebut, SEFAS Group menyatakan akan tetap tunduk pada persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya.
“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar CEO SEFAS Group, Ricky Roesli, dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (21/8/2026).
Ricky menambahkan kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis SEFAS Group selanjutnya.
"Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling tepercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang," tuturnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menyatakan SEFAS merupakan mitra kerja lama Shell Indonesia. SEFAS disebut telah memiliki pemahaman bisnis yang kuat.
"SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya," tutur Andri dalam keterangan yang sama.
SEFAS Group akan melanjutkan proses untuk mengakuisisi kepemilikan penuh atas bisnis tersebut dengan penyelesaian transaksi yang diperkirakan berlangsung tahun ini.
Prioritas utama SEFAS, yakni memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga kegiatan operasional yang aman dan andal.
Meski diakuisisi SEFAS, pelanggan akan tetap melihat merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek, dengan kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan, dan mitra.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id






































