Retrospekt!: Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Transformasi Digital

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 15 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Binar Academy menghadirkan acara Retrospekt! bekerjasama dengan Tokopedia, yang akan digelar Sabtu, 16 Maret 2019 di ICE, BSD City.
tirto.id - Era transformasi digital telah membawa berbagai perubahan dan perkembangan di Indonesia, apalagi setelah adanya cetak biru ‘Menuju Indonesia 4.0’.

Riset dari McKinsey menunjukkan Indonesia berada di posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan 4.0, yakni sebesar 78 persen.

Namun, pergerakan transformasi digital juga membutuhkan kolaborasi penuh dari berbagai pihak.

Berdasarkan pengalaman Binar Academy yang telah membantu para korporasi dalam transformasi digital sejak 2017, banyak pembelajaran dapat diperoleh dari kegagalan para pakar yang telah melewati proses transformasi tersebut.

Oleh karena itu, kini Binar Academy menghadirkan acara Retrospekt! bekerjasama dengan Tokopedia dan Sinar Mas Land pada Sabtu (16/3/2019) besok di ICE, BSD City.

“ Melalui Retrospekt!, kami ingin membuka dialog antara pemerintah, perusahaan serta start-up yang diharapkan akan menjadi awal dari kolaborasi untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia serta memberi inspirasi kepada generasi milenial,” ujar Alamanda Shantika, CEO Binar Academy, dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Kamis (15/3/3019).

Retrospekt! sendiri akan terdiri dari dua kegiatan yaitu Retrospekt! Conference dan Retrospekt! Job Fair.

Retrospekt! Conference nantinya akan mengangkat tema #FailForward di mana Binar Academy ingin mengajak para pakar dari berbagai industri, seperti retail, transportasi, keuangan, dan media, yang sudah berpengalaman menghadapi tantangan era digital untuk berbagi cerita kegagalan mereka.

Hal ini diharapkan mampu memicu munculnya dialog yang dapat berkembang menjadi diskusi untuk kolaborasi antara pemerintah, perusahan, dan start-up, serta menginspirasi generasi milenial di Indonesia.

Untuk mengikuti kegiatan ini, tiket dapat diperoleh melalui Tokopedia dan Go-Tix.

Pada era transformasi digital pun sangat diperlukan talenta digital yang mumpuni, seperti yang diproyeksikan oleh riset McKinsey bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) digital Indonesia akan mengalami kekurangan sejumlah 600.000 per tahun.

Retrospekt! Job Fair merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan karier dari para talenta digital di mana mereka dapat bertemu dengan perekrut dari berbagai unicorn Indonesia, perusahaan-perusahaan swasta, maupun BUMN yang memiliki lowongan pekerjaan di bidang digital dan kreatif.

Keunikan dari kegiatan ini adalah sistem yang tidak menggunakan kertas sama sekali atau 100 persen paperless system.

Digital Job Fair ini terbuka untuk umum serta tidak dipungut biaya. Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Tokopedia dan Sinar Mas Land pun turut hadir memberikan dukungannya untuk Retrospekt!.

Irawan Harahap selaku Project Leader Sinar Mas Land menyampaikan, “Sebelumnya kami telah
bekerjasama dengan Binar Academy dalam membuka sarana edukasi digital di kawasan Digital Hub, BSD City.

Lebih lanjut kata Irawan, "Hal tersebut yang membuat kami menyambut baik diadakannya Retrospekt! karena tujuan dari kegiatan ini sejalan dengan keinginan kuat dari Sinar Mas Land dalam mendukung Indonesia mencari talenta-talenta digital yang mumpuni."

Tokopedia yang telah bekerjasama dengan Binar Academy sebelumnya untuk mengadakan kompetisi "Hack of Thrones" sebagai salah satu acara Road to Retrospekt! pun menyatakan dukungan terhadap Retrospekt!

“Sebagai perusahaan teknologi, Tokopedia terus fokus dalam mewujudkan misi kami yaitu pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Oleh karena itu kami antusias dengan diadakannya Retrospekt! karena dapat menjadi platform yang nantinya mampu membuka jalan bagi kolaborasi dan menginspirasi talenta digital muda Indonesia,” ungkap Aswin Tanu Utomo selaku VP of Engineering Tokopedia.

Baca juga artikel terkait START UP atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Bisnis)


Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH