Menuju konten utama

Respons Kejari Kabupaten Tangerang soal Anggotanya Kena OTT KPK

Kejari Kabupaten Tangerang melakukan pengecekan nama-nama jaksa yang kena OTT KPK.

Respons Kejari Kabupaten Tangerang soal Anggotanya Kena OTT KPK
Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Ilham Mauludy menyampaikan keterangan pers dalam menanggapi isu OTT Jaksa di Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten merespons kabar soal pemeriksaan jajarannya oleh penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tindak lanjut hasil operasi tangkap tangan (OTT).

"Kami sampai saat ini masih mencari tahu kebenaran terkait informasinya, karena di medsos banyak sekali infonya yang belum resmi khususnya untuk kutipan yang KPK soal OTT," ujar Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Ilham Mauludy, di Tangerang, Kamis (18/12/2025).

Ilham mengatakan jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi dari KPK terkait OTT terhadap jajarannya. Namun, dia memastikan kini seluruh jajaran internal Kejari sedang mengevaluasi dan mencari informasi pasti terkait perkara tersebut.

"Kami juga secara internal masih mencari tahu dan mengecek kebenarannya, nanti ke depannya pasti kami kepada awak media," ujarnya.

Ilham pun mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan pengecekan terhadap nama-nama jaksa yang diduga dipanggil dalam rangkaian operasi tangkap tangan oleh KPK.

"Kami sedang kroscek secara internal, nanti hasil cek internal baru keputusan pimpinan cek ke KPK," kata dia.

Dikabarkan sebelumnya KPK telah melakukan OTT terhadap anggota jaksa Kejati Banten sehubungan dengan dugaan pemerasan terhadap seorang warga negara asing asal Korea Selatan pada Rabu sore (17/12/2025) di wilayah Tangerang.

"Benar, ada kegiatan penyelidikan tertutup. Sampai dengan semalam, tim mengamankan lima orang di wilayah Banten," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis.

Budi mengatakan, terdapat lima orang tersebut saat ini masih diperiksa secara intensif oleh penyidik KPK. "Siapa saja yang diamankan, dan terkait apa, kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya. Kita sama-sama tunggu prosesnya ya," katanya.

Dalam operasi tangkap tangan KPK itu, diduga seorang jaksa yang bertugas di Kejati Banten berinisial RZ. Operasi senyap itu berlangsung pada Rabu sore lalu. Dasar OTT ini berhubungan dengan dugaan pemerasan terhadap seorang warga negara asing asal Korea Selatan yang penanganan perkaranya di Kabupaten Tangerang.

Baca juga artikel terkait OTT KPK

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Siti Fatimah