Menuju konten utama

Rekayasa Lalu Lintas Demo Hari Tani 2025 & Titik Rawan Macet

Simak informasi rekayasa lalu lintas saat demonstrasi dalam rangka Hari Tani pada 24 September 2025. Demo berpusat di DPR dan kawasan patung kuda.

Rekayasa Lalu Lintas Demo Hari Tani 2025 & Titik Rawan Macet
Polisi menertibkan pengendara motor yang melintas di jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (28/4/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menertibkan jalur sepeda seiring adanya korban kecelakaan hingga meninggal dunia akibat kendaraan yang berhenti di jalur sepeda, serta akan membangun jalur sepeda tambahan sepanjang 3,8 kilometer. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas bertepatan dengan aksi demo Hari Tani Nasional pada Rabu (24/9). Ribuan personel gabungan akan menjaga keamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar Jakarta Pusat.

Aksi massa berpusat di depan Gedung DPR/MPR RI serta kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Kapolda Metro Jaya telah memimpin apel pengamanan sejak pagi dan mengerahkan lebih dari 8.000 personel Polri, TNI, dan Pemda DKI.

"Kuat pengamanan wilayah Jakarta Pusat 8.340 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan resmi, Rabu (24/9).

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya menempatkan lebih dari 1.400 personel khusus lalu lintas. Rekayasa lalu lintas berlangsung sejak pagi dengan pengalihan jalur menuju Gedung DPR/MPR RI.

Polisi mengarahkan pengendara yang biasa melintas Slipi melewati jalur alternatif seperti Benhil dan Pejompongan. Akses menuju Cengkareng juga dialihkan melalui rute Permata Hijau hingga Jalan Panjang.

Info Rekayasa Lalu Lintas Demo Hari Tani 2025

Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Rabu (24/9). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani Nasional yang dipusatkan di kawasan Senayan dan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus, menyampaikan, sebanyak 1.438 personel Ditlantas mengatur arus kendaraan di berbagai titik rawan macet.

Menurut Kompol Robby, rekayasa lalu lintas mulai berlaku sejak pagi. Pengendara yang ingin menuju kawasan Slipi dialihkan melewati jalur Benhil–Pejompongan sebagai rute alternatif.

Sementara itu, kendaraan yang mengarah ke Cengkareng diarahkan melalui Permata Hijau, dengan rute dari Gerbang Pemuda – Patal Senayan – Permata Hijau hingga bertemu Jalan Panjang. Skema pengalihan ini bertujuan mengurangi kepadatan di sekitar kompleks DPR/MPR RI yang menjadi titik utama aksi massa.

Titik Rawan Macet Hari Tani 2025 yang Sebaiknya Dihindari

Peringatan Hari Tani Nasional 2025 berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik penting Jakarta. Polisi mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan rawan macet berikut dan memilih jalur alternatif. Titik yang diprediksi padat meliputi:

  • Depan Gedung Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pertanian, Kampus Atmajaya, Jalan Medan Merdeka Selatan, serta kawasan depan DPR/MPR RI.
  • Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang sering menjadi simpul pertemuan massa aksi.
  • Jalan Gatot Subroto, terutama di depan kompleks DPR/MPR.
Dengan mengetahui lokasi-lokasi tersebut, pengguna jalan diharapkan dapat merencanakan perjalanan lebih bijak.

Jalur Alternatif Hari Tani 2025

Untuk menghindari kepadatan lalu lintas akibat aksi peringatan Hari Tani, pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif yang sudah disiapkan polisi. Jalur ini berlaku untuk kendaraan roda dua maupun roda empat agar perjalanan tetap lancar. Berikut pilihan jalur yang bisa dipertimbangkan:

  • Dari Timur (Semanggi) gunakan Tol Tomang, bukan off-ramp Slipi/Palmerah.
  • Dari Arteri Timur ke Barat, lewati Gerbang Pemuda – Asia Afrika – Permata Hijau.
  • Dari Palmerah Timur, gunakan Gelora – Gerbang Pemuda atau Tentara Pelajar – Asia Afrika.
  • Dari Selatan (Blok M/Hang Tuah), pilih jalur Sudirman – K.H. Mas Mansyur – Penjernihan – Kupingan Gatot Subroto.
Dengan memilih jalur ini, pengendara diharapkan bisa menghindari titik macet utama.

Pembaca juga dapat mengetahui info terbaru tentang lalu lintas melalui tautan di bawah ini:

Kumpulan Artikel Lalu Lintas

Baca juga artikel terkait REKAYASA LALU LINTAS atau tulisan lainnya dari Lita Candra

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Lita Candra
Penulis: Lita Candra
Editor: Dipna Videlia Putsanra