Menuju konten utama

Rapper Nicki Minaj Dihujat, Sebut Alkitab Trump Barang Bermakna

Nicki Minaj dihujat usai mengunggah di media sosial X foto hadiah paling bermakna yaitu Alkitab yang ditandatangai Donald Trump.

Rapper Nicki Minaj Dihujat, Sebut Alkitab Trump Barang Bermakna
Musisi Nicki Minaj (kiri) bergabung dengan Presiden AS Donald Trump di atas panggung saat beliau menyampaikan pidato dalam acara Trump Accounts Summit Departemen Keuangan di Auditorium Andrew W. Mellon pada 28 Januari 2026 di Washington, DC. (Photo by WIN MCNAMEE / Getty Images via AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Rapper Amerika Serikat (AS) Nicki Minaj dihujat setelah menyebut "Alkitab Trump" sebagai salah satu hadiah paling bermakna yang pernah ia terima. Pernyataan itu kemudian dikritik secara luas di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Nicki Minaj melalui akun X pribadinya pada Minggu (22/2/2026). Dalam cuitannya, pelantun lagu "Anaconda" ini mengunggah Alkitab "God Bless The USA" yang telah ditandatangani oleh Donald Trump. Kitab tersebut lantas mendapat julukan sebagai Alkitab Trump.

"Salah satu hadiah paling bermakna yang pernah saya terima sepanjang hidup saya," tulis Nicki Minaj dalam cuitan itu.

Mengutip The Independent, Alkitab "God Bless The USA" tersebut merupakan Alkitab edisi King James yang diproduksi New Ade Cultural Media. Alkitab ini dicetak oleh perusahaan Cina dan telah didukung serta dipasarkan oleh Trump secara pribadi.

Kitab suci itu pertama kali dijual pada 2021 lalu dengan harga 60 dolar AS. Namun, Alkitab yang ditandatangani Trump telah terdaftar secara daring sebagai produk berharga 1.000 dolar AS.

Para pengkritik menyebut unggahan Nicki Minaj tentang Alkitab tersebut sebagai hal yang menyinggung keimanan. Banyak dari mereka yang menyebut bahwa tak seharusnya Alkitab ditandatangani seperti buku komersial.

"Alkitab yang dinodai dan ditandatangani oleh seseorang yang belum pernah membacanya?" tulis salah satu pengguna X, menanggapi unggahan Nicki Minaj.

Hal serupa juga disampaikan eks America's Next Top Model, Adrianne Curry. Ia menyebut penandatanganan Alkitab sebagaimana dilakukan Trump adalah tindakan yang tidak elok.

"Menandatangani Alkitab itu... sungguh... BUKAN hal yang benar," tulis Curry.

Banyak pengguna X lainnya menyinggung pernyataan Trump pada 2019 yang menyebut bahwa ia tidak memahami Alkitab "dengan baik sama sekali".

Pengguna lainnya juga menyinggung tentang pernyataan Trump pada Oktober 2025 lalu. Kala itu, Trump menyebut bahwa ia menilai dirinya tak akan masuk surga.

"Saya rasa tidak ada yang akan membawa saya ke surga. Saya benar-benar tidak berpikir begitu. Saya rasa saya mungkin tidak akan masuk surga," kata Trump kala itu.

Nicki Mendukung Presiden Donald Trump

Pernyataan Nicki Minaj tentang "Alkitab Trump" itu dianggap banyak pihak jadi salah satu bagian dari perubahan arah dukungan politik rapper tersebut kepada Trump dalam beberapa bulan terakhir. Pada November 2025 lalu, musisi nominasi Grammy itu tiba-tiba mengumumkan dukungannya ke kelompok MAGA, kelompok yang dikenal sebagai pendukung utama Trump.

Kala itu, Nicki Minaj juga berterima kasih kepada Trump atas ancaman AS ke Nigeria dalam dugaan "pembunuhan orang Kristen". Meskipun, Nigeria menolak tuduhan Trump terkait dugaan konflik agama di sana dan menyebut kelompok bersenjata telah menargetkan penduduk tanpa melihat latar belakang agamanya.

Nicki Minaj juga kembali mengungkapkan dukungannya secara publik pada awal Februari ini. Pelantun "Starships" itu menyebut dirinya "penggemar nomor satu" Trump dan menyatakan hal itu "tidak akan berubah".

Baca juga artikel terkait DONALD TRUMP atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar