Indeks Wawancara Khusus
"Jangan Sampai Materi Menghalangi Mimpi Menjelajah Dunia"
Berkeliling dunia dengan moda pesawat udara mungkin biasa, tapi tidak dengan kendaraan bermotor. Jeffry Polnaja (54) melakukannya. Dengan menunggangi motor BMW R-1150-GS Adventure Limited Edition, pengusaha asal Bandung ini menjelajahi lima benua, melintasi 97 negara, serta menempuh jarak 420.000 km selama 2.163 hari.

Jawaban Singkat tentang Bumiputera
Tidak mudah mendapatkan informasi lengkap yang tidak ditutup-tutupi tentang Bumiputera, baik itu dari internal Bumiputera atau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator.

"Musuh Utama Kami adalah Pembajakan"
Spotify akhirnya mampir di Indonesia. Bagaimana strategi mereka mengalahkan pasar Indonesia yang marak oleh pembajakan? Berikut penjelasannya.
"Penyanderaan Jadi Bisnis Karena Hasilnya Besar"
Penyanderaan WNI di perairan Filipina marak terjadi pada 2016. Upaya penyelamatan diikuti dengan penyanderaan berikutnya. Seakan-akan tidak ada jeda untuk penyanderaan. Faktor ekonomi dituding ada di balik penyanderaan. Di Sulu, Filipina, penyanderaan sudah menjadi bisnis.
"Bonus Demografi Berpotensi Memunculkan Konflik Sosial"
Ada banyak syarat agar Indonesia berhasil mendapatkan keuntungan dari bonus demografi. Investasi pendidikan adalah salah satunya. Tanpa itu semua, bonus demografi akan menunculkan banyak masalah.
"Ibu Selalu Menangis Melihat Anak-anak Kepanasan"
Sudah lebih dari 10 tahun Ibu Guru Nurlaila (57) terlunta-lunta. Upayanya memperjuangkan SMP 56 tidak berubah manis. Ia terpaksa berurusan dengan pengadilan, tidak bisa lagi mengajar, dan gajinya tak kunjung diberikan. Kini, ia harus hidup dalam kesengsaraan karena kegigihannya.
"Tidak Usah Alergi dengan Investasi Cina"
Derasnya investasi dan utang cari Cina ke Indonesia ada yang menganggapnya sebuah hal negatif. Namun ada pihak yang menilai agresifnya Cina di era pemerintahan Jokowi tak perlu direspons dengan alergi.
"Persoalan Saat ini Adalah Uang"
Dana, sarana, dan prasarana adalah faktor terpenting untuk menciptakan para petinju hebat. Tanpa ketiga hal itu pembinaan tinju akan sulit untuk dilakukan.
"Nintendo Sangat Cerdas Membuat Game Ini"
Pokemon Go mendadak membuat heboh dunia. Di Indonesia, kemunculannya pun juga menjadi perhatian banyak orang. Tua, muda hingga anak-anak gandrung menjadi Pokemon Master. Mereka secara aktif berburu Pokemon dari mal hingga ke jalanan, dari satu tempat ke tempat lainnya.
"Terhalangnya RUU Perlindungan PRT Potret Feodal"
Terlunta-luntanya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi sebuah simbol bagaimana negara memperlakukan pekerja kelas bawah. Bertahun-tahun mereka bekerja tanpa perlindungan hukum. Anggota Dewan yang seharusnya mewakili rakyat juga tak tergerak untuk membahasnya.
"Boleh Saja Makan di Warmindo Asal Gizi Tetap Seimbang"
Makan mi instan di kalangan mahasiswa Yogyakarta menjadi cara paling murah dan mudah untuk memenuhi kebutuhan makanan. Namun di sisi lain, makanan ini juga harus disertai dengan bahan makanan lain agar kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh tetap seimbang.
"Saya Ingin Suguhkan Realitas Sosial di Sekitar Kita"
Wregas Bhanuteja akhirnya kembali ke Studio Batu di Yogyakarta, tempat ia meramu Prenjak dan beberapa film pendek lain yang sukses diputar tak hanya di Cannes, Berlin International Film Festival serta festival film bergengsi lain di luar negeri. Wregas bercerita banyak hal, mulai dari makna karya-karyanya, proses kreatif selama di Jakarta dan Yogyakarta, festival film, literasi sinema, sejarah Studio Batu, hingga rencana ke depan.
"Bahasa Inggris Bagus, Apa Mau Jadi Petugas Call Center?"
Indonesia hanya menjadi penonton dalam bisnis outsourcing yang sedemikian menggiurkan. Soal kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu kendalanya. Jarang menemukan orang Indonesia yang bahasa Inggrisnya sangat mumpuni. Kalaupun ada, belum tentu mereka mau menjadi petugas call center.
"Kesuksesan Kosmetik Halal Tak Lepas dari Kesuksesan Hijab"
Kosmetik halal semakin berkembang, sejalan dengan pertumbuhan hijab yang sangat pesat. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk halal membuat industri ini tumbuh pesat.

"Sultan Hamid II Tidak Terbukti Melakukan Makar"
Tak banyak orang Indonesia tahu Sultan Hamid II dari Pontianak adalah perancang Lambang Negara Garuda Pancasila akan diajukan sebagai Pahlawan Nasional oleh Yayasan Sultan Hamid II. Setelah Republik Indonesia Serikat (RIS) bubar, Sultan Hamid II pun tersingkir dari panggung politik. Selaku Ketua Yayasan Sultan Hamid II, Anshari Dimyati mengajukan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional atas jasanya sebagai perancang lambang negara Garuda Pancasila. Berikut wawancara Tirto.ID dengan Anshari Dimyati:
"Tegal atau Pekalongan akan Menjadi 'Neraka' "
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) termasuk fokus menangani persoalan transportasi darat khususnya jaringan jalan tol jelang lebaran 2016. Namun, yang jadi persoalan apakah kendaraan-kendaraan yang melintas sudah layak?
"Ketegangan Seni dan Agama adalah Soal Tafsir"
Seni dan agama terkadang berbenturan pada persoalan tafsir. Pada akhirnya ketika agama yang berkelindan dengan politik masuk ke ruang seni, seni menjadi eksklusif. Bila sudah demikian, seni menjadi tidak merdeka karena melahirkan tafsir tunggal yang berujung pada pemaksaan dari kelompok tertentu.
"Di Pulau Haruku, Sagu Mulai Dikesampingkan"
Indonesia identik dengan makan nasi. Padahal, tidak semua penduduk Indonesia makanan pokoknya adalah nasi. Ada sagu, jagung, ubi, dll. Bagaimana perjalanan makanan pokok nusantara itu. Ikuti penuturan dari Rahung Nasution.

"Mulai Hari Ini Kita Kelola BlackBerry Messenger"
Lama tak banyak dibicarakan, Blackberry Ltd membuat hentakan mengejutkan. Utamanya bagi Indonesia, sebab secara mengejutkan perusahaan yang berbasis di Kanada itu menjalin aliansi strategis dan akusisi oleh PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK Grup) dari Indonesia, yang dikenal sebagai pemilik jaringan televisi SCTV.
"(Soal Monopoli) Ini Memang Sudah Lagu Lama"
Indosat bersuara paling keras soal monopoli Telkomsel di luar Jawa. Bagaimana cerita sebenarnya? CEO Indosat Alexander Rusli memberikan penjelasannya.
Masuk tirto.id








