Indeks Wawancara Khusus

"Perang Tarif Sebenarnya Wajar"
PT Go-Jek Indonesia belum lama ini didemo oleh para drivernya. Penyebabnya, Gojek mengeluarkan aturan baru dengan menurunkan tarif dan menambah sistem penilaian kinerja para driver. Adakah solusi dari persoalan yang bakal terulang semacam ini?

"Melamar Jadi WNA, Otomatis Status WNI Hilang"
Setelah mengaku mengembalikan kewarganegaraan Amerikanya, Arcandra Tahar sebenarnya justru tak menjadi warga negara manapun. Sebab, statusnya sebagai WNI sudah jelas hilang. Arcandra boleh kembali mengajukan diri menjadi warga negara Indonesia.
"Bisa Saja PDIP Berpikir, Untuk Jakarta Harus Utus Risma"
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama baru saja membuat jengkel Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Ahok, panggilan akrabnya, menyatakan tak ada maksud menyinggung perasaan Risma ataupun warga Surabaya.
"Mereka (Pilot) Sudah Bapak-bapak, Masa Dipaksa?"
Manajemen Lion Air mengaku mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk mendidik para pilotnya. Karena itu, manajemen merasa fair jika para pilot mengembalikan biaya pelatihan jika berhenti di tengah masa kontrak.

"Makam Fiktif Dijual Rp3 juta sampai Rp7 juta"
Bisnis makam fiktif telah membuat Dinas Pertamanan dan Pemakaman (DPP) DKI Jakarta melakukan penyisiran di seluruh Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berjumlah 76 tempat. Dari 399 makam yang diduga fiktif, sebanyak 255 makam telah ditertibkan.
"Soekarno Itu Suka Mengkredit Lukisan"
Setiap istana, di negara mana pun, pastilah dihiasi karya seni. Mulai dari lukisan, patung, diorama dan masih banyak lagi. Semua benda seni pajangan di istana, tentu bukan karya sembarangan. Sebagian besar memiliki nilai sejarah dan berkualitas ciamik.

"Sudah Jadi Rahasia Umum Peradilan Narkoba Melibatkan Aparat"
Kesaksian Freddy Budiman membuat geger karena mengungkap permainan para aparat terkait perederan narkoba. KontraS menilai sejauh ini tidak ada upaya untuk mendorong koreksi internal aparat dan penegak hukum.
"Kalau Mau Jadi Pengarang Serius Tak akan Ada Uangnya"
Putu Wijaya terus berkaya meski kini hanya menulis dengan satu tangannya. Ia masih menyiapkan sejumlah karya besar. Apa saja yang masih direncanakan oleh peraih 2 Piala Citra ini? Bagaimana pandangannya tentang dunia tulis menulis?

"Perda Syariat Digunakan Sebagai Benteng Moral"
Pemerintah baru saja membatalkan ratusan perda. Sayangnya, perda-perda yang dibatalkan hanya terkait investasi. Beberapa perda syariat yang dianggap memicu intoleransi masih dalam tahap kajian.
"Bukan Hanya Duit, Pasangan Juga Melayang"
Gaya hidup glamor sejatinya bukan hanya ada pada artis. Orang kebanyakan juga ada. Waspada efeknya. Bukan hanya uang, tetapi juga pasangan bisa hilang.
"Padahal Saya Memihak Ahok Terus-Terusan"
Goenawan Mohamad berbicara kekecewaannya karena Anies terlempar dari kabinet, soal dirinya di pusaran Tempo vs. pendukung Ahok, serta beberapa kontroversi tentang seorang GM.
"Masuknya Bank Asing karena Lobi dan Tekanan"
Pro dan kontra muncul saat pemerintah menetapkan sejumlah bank persepsi dana repatriasi hasil tax amnesty. Jika pada awalnya hanya ditunjuk empat bank BUMN, kemudian ditambah bank swasta nasional menjadi tujuh bank. Belakangan, ditambah lagi menjadi 19 bank yang di dalamnya terdapat bank asing.
"Parpol Tak Usah Menekan, Tak Usah Sombong"
Bermodalkan 1 juta KTP, posisi Ahok makin kuat. Ia pun dipinang banyak parpol. Belakangan, Ahok menerima pinangan parpol untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta. Ia tidak lagi menggunakan jalur independen.

"Uang Pensiun Saya Sebagai Jenderal Rp4,5 Jutaan"
Para jenderal terpaksa berbisnis ataupun menjadi komisaris setelah purna. Pilihan itu diambil salah satunya karena uang pensiun yang sangat kecil. Bagaimana sebenarnya?
"Musik Sastra, Salah Satu Sarana Merayakan Kehidupan"
Ananda Sukarlan, musisi berbakat asal Indonesia yang telah berkiprah di daratan Eropa ini sudah menggubah 200-an musik klasik. Ia juga memberikan perhatian khusus untuk musik klasik, dengan mengadakan Ananda Sukarlan Award. Baginya, musik klasik merupakan musik sastra, sebuah sarana untuk merayakan kehidupan.
"Sistem Ekonomi Membuat Orang Tidak Ingin Menikah"
Kecenderungan orang untuk hidup melajang semakin meningkat. Mereka yang memilih jalan ini, merasa bahagia hidup tanpa kekangan, meski harus menabrak tabu.
"Hukuman Mati Warisan Belanda"
Pemerintah Indonesia kembali melaksanakan eksekusi terpidana mati tahap ketiga. Sebanyak 4 orang terpidana mati akan menerima peluru tepat di dada mereka masing-masing.
"Rumah Sakit Bisa Jadi Tersangka"
Hukum Indonesia memungkinkan lembaga atau badan hukum bisa dituntut secara pidana maupun perdata. Artinya, tak hanya tersangka perorangan saja yang bisa dimintai pertanggungjawaban.
"Pembukaan Jalur Selatan adalah Kebutuhan"
Jalur udara wilayah selatan akan segera dibuka untuk penerbangan komersial. Apa saja keuntungannya? Bagaimana konsekuensinya?
"Utang Membuat Mata Orang Terbelalak"
Persoalan utang menjadi isu yang kerap menuai pro dan kontra. Bagi banyak negara, termasuk Indonesia utang dari luar negeri sudah jadi kebutuhan di tengah tak berdayanya sumber dalam negeri membiayai pembangunan.
Masuk tirto.id








