Indeks Wawancara Khusus

"Pakaian Bekas Impor Paling Banyak Masuk dari Malaysia"
Beredarnya pakaian bekas di Indonesia sebetulnya bukan barang baru. Pada Februari 2015, Kementerian Perdagangan mengumumkan jika dalam pakaian bekas beredar di Indonesia, mengandung 216.000 bakteri berbahaya. Lalu dari mana pakaian-pakaian bekas itu berasal?
"Tanpa Tax Amnesty, Negara ini Akan Terus Menerus Bohong"
Prastowo Yustinus, ahli pajak, menjelaskan mengapa dirinya begitu getol membela kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak.

"Tidak Masalah Dia dari Polri atau Bukan"
DPR resmi menyetujui Budi Gunawan sebagai Kepala BIN. DPR telah menguji profesionalistas Budi Gunawan. DPR tidak melihat latar belakang Budi Gunawan dari kepolisian dalam membuat pertimbangan menyetujui Kepala BIN.

Tak Ada Niat Baik Jokowi-JK untuk Menyeselaikan Kasus Munir
Dua belas tahun lalu Munir diracun hingga tewas saat terbang menuju Amsterdam untuk memulai pendidikan S3-nya di sana. Sampai sekarang, tidak ada sanksi pidana bagi yang memerintahkan pembunuhannya. Hukuman bagi si penuang racun, Pollycarpus, bahkan dikorting 6 tahun sehingga ia bebas bersyarat pada 2014 lalu.

"Penyandang Disabilitas Masih Dilihat Sebagai Beban"
Para penyandang disabilitas bakal semakin mendapatkan hak-haknya ke depan. DPR telah mensahkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang di dalamnya menjamin hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas agar setara dengan warga negara lainnya.

"Kalau Mau Serius, Perawatan Naskah Kuno Tidak Mahal"
Manuskrip atau naskah kuno asal Indonesia tak semuanya tersimpan di dalam negeri melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan lainnya. Sebagian tersimpan di luar negeri khususnya di Belanda. Benarkah lebih banyak naskah yang tersimpan di negara orang?

"Semua Kebijakan Redaksional Ada di Tangan Pemimpin"
Kekesalan publik terhadap kebijakan beberapa stasiun televisi menayangkan sidang kasus kopi bersianida secara berlebihan.

"Hukuman Mati Pekerjaaan yang Tidak Menyenangkan"
Proses eksekusi mati gelombang III menuai kontrovesi. Banyak kalangan menilai, pelaksanaanya melanggar ketentuan perundang-undangan. Mulai dari proses peradilan para terpidana yang dinilai cacat hukum, hingga dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

"Jangan Ada Sistem Setoran"
Konsep bisnis Uber di Indonesia akan berubah seiring munculnya peraturan menteri baru. Nantinya, para pengemudi akan bernasib sama dengan pengemudi taksi konvensional lainnya. Bagaimana seharusnya?

"Lebih dari 80 Persen Tata Ruang di Kota Jakarta Salah"
Kawasan Kemang direndam banjir setinggi pinggang dewasa, pada Sabtu pekan lalu. Terendamnya kawasan yang dikenal sebagai daerah elit itu membawa pesan penyalahgunaan peruntukan lahan. Kemang menurut Rancangan Induk Djakarta 1965 merupakan daerah resapan air.
"Regulator dan Operator Dipisah, Beban Kemenag Tak Berat"
Menyelenggarakan haji bukan hal yang mudah di Indonesia. Kuota yang sedikit, peminat yang membludak, membuat Kementerian Agama harus memutar otak setiap tahun. Inilah saatnya pemerintah tak lagi ikut ruwet mengurusnya. Harus ada operator penyelenggara haji, sehingga pemerintah sebagai regulator tidak berperan ganda.

"Mereka yang Pernah Dihukum, Tak Sepantasnya Dapat Promosi"
Promosi menjadi jenderal yang diterima empat perwira anggota Tim Mawar bisa terjadi karena UU Nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer membuka peluang untuk itu. Oleh sebab itu, revisi terhadap UU Peradilan militer sudah sangat mendesak.
"Musik Dapat Menjadi Kontributor Serius Bagi Perekonomian"
Arlo Hennings, seorang pegiat musik asal Amerika mengatakan, pembajakan album musik berdampak pada menurunnya pendapatan di AS. Dari 14,6 miliar dolar AS pada tahun 1999 menjadi 6,3 miliar dolar AS pada tahun 2009. Hal ini telah menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran dalam industri musik.

"Pemerintah Gagal dalam Program Rusun"
Penyelenggaraan rusun atau apartemen masih menyisakan berbagai masalah. Konflik kenaikan tarif hingga sertifikat kepemilikan yang tak jelas mewarnai kehidupan di apartemen. Penghuni dan pengembang saling berhadapan. Pemerintah dianggap gagal dalam membina program rusun.

"Mengandalkan Bisnis Bodyguard Bisa Kolaps"
Bisnis jasa keamanan mulai berkembang di Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi), di Jakarta saja ada lebih dari 1.000 perusahaan yang bergerak di bidang ini.
"Anggap Saja Ahmad Dhani Baru Belajar Politik"
Manuver Ahmad Dhani melempar isu-isu sensitif berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) kepada Basuki Tjahaja Purnama bisa menjadi bumerang. Sebab, berpotensi menurunkan citra dirinya yang bisa dinilai tak mengerti berpolitik dan berdemokrasi.

"Kalau ABB Melanggar, Pasti OJK Sudah Menegur"
Asuransi Bhakti Bhayangkara dianggap melakukan monopoli. Padahal, tidak ada kewajiban asuransi SIM sesuai aturan. Bagaimana sesungguhnya keberadaan asuransi ini dalam proses pembuatan SIM?
"Ada Kekuatan Besar yang Tak Bisa Saya Lawan"
Kasus Impor 1,4 juta butir pil ekstasi terpidana mati Fredi Budiman kembali menjadi perbincangan hangat. Koordinator Kontras Haris Azhar membuat kasus impor narkoba itu kembali menjadi perhatian publik. Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksda Purnawairawan Soleman B Ponto punya versi tersendiri soal kasus ini.

"Kita Bukan Spekulan Tanah"
Para pengembang properti banyak mengusai stok tanah. Mereka juga dianggap sebagai pihak yang berperan terhadap kenaikan harga rumah setiap tahun. Benarkah? Apa alasan mereka?
"Apa Ketakutan Negara Jika Justice Collaborator Ada Dalam PP?
Rencana pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tampaknya memang bakal memberi keringanan bagi para narapidana kasus korupsi untuk mendapatkan remisi. Yakni hilangnya syarat harus menjadi justice collaborator jika ingin mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman.
Masuk tirto.id








