Indeks Wawancara Khusus
"Masyarakat Harus Waspada Tawaran Bunga Tinggi"
Penipuan berkedok investasi tak pernah berhenti menggoda masyarakat. Padahal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menerus melakukan edukasi. Bagaimana seharusnya masyarakat menyikapi beragam tawaran investasi?
"Hati Mereka Merah-Putih dan Bangga Jadi Orang Indonesia"
Sebanyak 8 juta hingga 9 juta diaspora Indonesia tersebar di berbagai negara di dunia. Para diaspora ini ternyata memiliki jaringan organisasi yang diberi nama Indonesian Diaspora Network (IDN). Anggotanya tersebar di 78 cabang di 42 negara.
"Jangan Sampai Terjadi Perang Harga AMDK"
Air minum dalam kemasan (AMDK) sudah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat perkotaan seperti Jakarta. Kini nyaris sulit dipisahkan dari masyarakat, mengingat kebutuhan air minum layak konsumsi sebagian besar bergantung pada produk ini.

"Bimbel Akpol Paling Banyak Peminatnya"
Lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) atau Akademi Militer (Akmil) bermunculan di Bandar Lampung. Saat ini, terdapat tiga bimbel yang menawarkan bantuan bagi siswa SMU yang bercita-cita masuk Akpol atau Akmil agar menjadi perwira polisi atau TNI.
"Ada Ratusan Orang Yahudi di Jakarta"
Jumlah keturunan Yahudi di Indonesia sekitar 5.000 orang. Mereka berparas pribumi, meski ada juga yang berwajah indo juga Tionghoa. Logatnya pun tak jauh berbeda. Ada yang berbahasa Jawa kental, juga Manado.

"Kemiskinan Hanya Turun 500 Ribu Orang"
Sejumlah indikator makro ekonomi menunjukkan perbaikan selama 2 tahun pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla. Namun, banyak kekurangan yang masih patut untuk dicermati.

"Persaingan di Pasar Mobil Indonesia Itu Keras"
Pasar mobil di Indonesia memang gemuk, tapi juga keras persaingannya. Pendatang baru yang tak sungguh-sungguh hanya akan angkat kaki seperti Ford. Sebagian lagi mencoba strategi baru dengan menggandeng mitra baru, untuk melanjutkan bisnisnya atau bertransformasi dengan membangun pabrik baru.
"Pengembalian Uang ke Negara Tidak Menghapus Pidananya"
Hasil pemeriksaan keuangan yang dilakukan BPK terhadap Komnas HAM mengindikasikan adanya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh birokrat di Komnas HAM, juga oleh salah seorang Komisioner. Dugaan penyelewengan terlihat dengan adanya nota fiktif yang nilainya sekitar Rp800 juta.

"Dokumen Hilang di Instansi Negara Bukan Hal Baru"
Sudah 12 tahun Munir Said Thalib, aktivis Hak Asasi Manusia, meninggal dunia dalam penerbangan dari Jakarta menuju Amsterdam. Namun, dalang pelaku pembunuhan terhadap Munir belum terungkap hingga saat ini. Ironinya, dokumen hasil investigasi Tim Pencari Fakta kasus kematian Munir justru dinyatakan hilang.

"Tidak Ada Landasan Tentang Definisi Merek Terkenal"
Setiap tahunnya, ada sekitar 80 gugatan terkait merek di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, entah itu gugatan pembatalan merek ataupun penghapusan merek. Tak jarang, merek-merek terkenal terlibat sebagai salah satu pihak, bisa jadi penggugat atau tergugat.
"Biaya Pendidikan Kedokteran Seperti Sudah Tidak Ada Remnya"
Biaya kedokteran terus melambung tinggi dan tidak terkendali. Si miskin pun harus mengubur mimpinya jika ingin menjadi dokter. Padahal, Indonesia harus mencetak banyak dokter yang berkualitas di berbagai penjuru negeri. Apa sebenarnya yang terjadi?
Dalam Pertambangan Sering Ada Kejutan
Timah adalah komoditas andalan Bangka Belitung. Bagaimana provinsi ini mengelola pertambangan Timah, yang menjadi tumpuan bagi sebagian besar produksi di dunia?

"Dia Otak Jaringan Penyelundupan Manusia di Indonesia"
Abraham Louhenapessy alias Kapten Bram menyelundupkan imigran gelap melalui perairan Indonesia sejak 1999. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, Kapten Bram diduga sudah menyelundupkan ribuan imigran gelap ke Australia juga Selandia Baru.

"Bisnis Vapor Tergantung Regulasi Pemerintah"
Vapor atau rokok elektronik merupakan subtitusi rokok konvensional bakar yang mulai dipergunakan kalangan muda menengah atas. Banyak yang mencoba vaping –istilah untuk mengisap vapor-- setelah melihat teman atau kenalan melakukannya. Vapor yang mulai masuk Indonesia tahun 2013, mengalami pasang dan surut.
"Pejalan Kaki Seperti Mempertaruhkan Nyawanya di Jalan"
Robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu akibat angin kencang telah membuka mata banyak orang bahwa ada yang tidak pas dalam pengelolaan JPO di ibukota. Terkuak fakta bahwa ada Perda yang melarang memasang reklame di JPO.
"BPN Itu Stafnya Sultan atau Kementerian?"
Setelah lahirnya Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta pada tahun 2012, muncul gejolak di bidang pertanahan. Sejumlah warga di Yogyakarta resah karena khawatir kehilangan tanahnya. Sebab, pasca UU Keistimewaan, dilakukan reinvetarisasi tanah milik Keraton Yogyakarta.
"Kalau Tidak Mau Minta Maaf, Selesaikan Lewat Pengadilan"
Kasus pelanggaran HAM berat masa lalu masih tetap tak tersentuh. Berlarut-larut tanpa ada kejelasan. Mengapa bisa terjadi? Apakah kasus pelanggaran HAM berat masa lalu harus dibiarkan sampai orang melupakannnya?

"Saya Mungkin Sudah Terlalu Rasional"
Marwah Daud Ibrahim sedang menjadi topik perbincangan. Penulis buku “Agama, Teknologi, dan Masa Depan” itu dipertanyakan kecendekiawanannya karena bergabung dengan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Probolinggo, Jawa Timur. Marwah bahkan menjadi Ketua Yayasan milik Kanjeng Dimas Taat Pribadi yang kini menjadi tersangka otak pembunuhan berencana terhadap santrinya.
"Display Lukisan Galam Zulkifli Tidak Utuh"
Lukisan berjudul The Indonesian Idea karya seniman Galam Zulkifli beberapa waktu lalu menjadi perbincangan khalayak karena ada wajah Aidit di antara ratusan potongan wajah tokoh besar Indonesia. Lukisan akrilik berukuran 400x600 cm itu dipajang di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta tanggal 9 Agustus 2016, dan diturunkan tiga hari kemudian.
"Amnesti Pajak adalah Momentum Membangun Tax Culture"
Yustinus Prastowo, ahli pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), menjelaskan mengapa dirinya begitu getol membela kebijakan amnesti pajak. Selain untuk menambal bolong APBN dan menjadi jembatan menuju pajak berkeadilan, amnesti pajak menurutnya adalah momentum membangun tax culture.
Masuk tirto.id





