Indeks Perludem

Politik
Rabu, 27 Mar 2019

Tanggapi Wiranto, Perludem: Golput Harus Dievaluasi, Bukan Dipidana

Titi menegaskan, ajakan golput sah-sah saja asalkan tidak menggunakan tindak kekerasan, intimidasi, atau iming-iming uang.
Politik
Sabtu, 9 Feb 2019

Orang Dilarang Golput Tapi Kok Rekam Jejak Caleg Banyak yang Gelap?

KPU mencatat sebanyak 2.049 dari 8.037 caleg yang belum membuka data dirinya. Ironi di tengah seruan untuk tidak golput.
Politik
Jumat, 1 Feb 2019

Tanggapan Perludem Soal Polemik Menkominfo

Pandangan politik praktis ASN agar tak diumbar ke publik, cukup disalurkan di bilik suara.
Politik
Rabu, 23 Jan 2019

Perludem: Debat Capres-Cawapres Tak Sesuai UU Pemilu

Perludem menilai Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019 yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak sesuai dengan UU Pemilu Nomor 7/2017 Pasal 277 ayat 1.
Politik
Jumat, 11 Jan 2019

Cegah Kabar Hoaks, KPU & Polisi Diminta Kedepankan Aspek Intelijen

"Polisi dan KPU bisa mengedepankan aspek intelijen untuk mencegah terjadinya berita hoaks, KPU itu harus antisipatif."
Politik
Kamis, 10 Jan 2019

Bawaslu Abaikan MK, Loloskan OSO jadi Caleg DPD

Bawaslu tidak punya dasar hukum. Malah menciptakan norma baru. Putusan MK berbicara tentang syarat pencalonan, bukan syarat calon terpilih.
Politik
Selasa, 8 Jan 2019

Perludem Nilai Kasus Oesman Sapta jadi Ujian Integritas Bawaslu

Bawaslu seharusnya tidak perlu bingung mengeluarkan kebijakan terhadap OSO dengan mengacu putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang ketum parpol rangkap jabatan anggota DPD.
Politik
Selasa, 25 Sept 2018

Perludem Desak KPU Memuat CV Caleg di Situs Resmi

Perludem mendorong KPU segera membuka daftar riwayat hidup caleg.
Politik
Sabtu, 1 Sept 2018

Ucapan Bertendensi Tidak Netral Pejabat Kemendagri Menuai Kritik

"Yang dimaksud dengan “asas netralitas” adalah bahwa setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun." (Undang-Undang No.5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara).
Politik
Kamis, 12 Juli 2018

Potensi Kecurangan di Pemilu 2019 untuk Pemilih Luar Negeri

Pemilih luar negeri berpotensi memilih dua kali dalam Pemilu 2019. Ada pula kritikan soal metode pemilihan menggunakan kotak suara keliling (KSK).
Hukum
Rabu, 11 Juli 2018

Perludem: UU Pemilu Harus Direvisi untuk Jamin Hak Pilih Warga

Menurut Titi, ada sejumlah kelompok rentan yang terancam hak pilihnya pada pemilu 2019.
Politik
Rabu, 9 Mei 2018

Survei Koalisi Aktivis: KPU-Bawaslu Belum Bebas dari Intervensi

Koalisi gabungan ICW, SPD, Kode Inisiatif dan Perludem melakukan survei dengan responden para ahli bidang pemilu untuk mengukur kinerja KPU dan Bawaslu dalam satu tahun terakhir.
Politik
Rabu, 31 Jan 2018

Perludem: Sistem Noken Picu Konfik di Pilkada Papua

Sistem noken adalah sistem yang digunakan dalam Pemilu khusus untuk provinsi Papua.
Politik
Selasa, 2 Jan 2018

Perludem: Calon Tunggal di Pilkada adalah Anomali Demokrasi

"Calon tunggal di (Pilkada) Indonesia terjadi di daerah yang jumlah pemilihnya besar. Lalu kekuatan parpolnya cukup terdistribusi dengan baik,” kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini.
Politik
Jumat, 21 Juli 2017

Peneliti Perludem: UU Pemilu Bisa Menyulitkan Jokowi Sendiri

Jokowi pun harus berjuang untuk mendapat sokongan memenuhi presidential threshold di angka 20 persen (perolehan kursi DPR) atau 25 persen (raihan suara sah nasional).
Politik
Senin, 13 Mar 2017

KPU DKI Jakarta Berusaha Jaga Independensi

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta Sumarno menegaskan bahwa posisi KPU DKI berusaha untuk menjaga independensi di tengah isu yang menyudutkan KPU DKI yang memihak salah satu pasangan calon di Pilkada DKI.
Politik
Rabu, 21 Sept 2016

Aturan Cuti Petahana Bukan Hanya untuk Ahok

Ketentuan cuti untuk calon petahana yang maju pilkada bertujuan mencegah agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Namun, ketentuan ini sempat dipersoalkan Ahok dengan cara mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.
Selasa, 5 Apr 2016

Perludem: Revisi UU Pilkada Mendesak

Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Titi Anggraeni menilai revisi Undang-Undnag UU Nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah semakin mendesak. Pasalnya, tahapan pelaksanaan pilkada akan dimulai bulan Mei mendatang.