Indeks Kelas Menengah

Bansos Tak Cukup Atasi Masalah Penurunan Jumlah Kelas Menengah
Jumlah kelas menengah turun menjadi alarm ihwal bahaya ekonomi. Tapi pemerintah berusaha menangkalnya dengan bansos yang tak menyelesaikan akar masalah.

Ekonom Indef: Penurunan Kelas Menengah Sudah Tampak Sejak 1995
Menurut Bustanul Arifin, pasca transformasi kinerja industri manufaktur nasional semakin menyusut dari tahun ke tahun, alih-alih kian membaik.

Kelas Menengah Menurun, Jokowi: Problem Hampir di Semua Negara
Jokowi menjelaskan bahwa penurunan angka kelas menengah akibat permasalahan ekonomi global terutama saat pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia.

BPS: Kelas Menengah di Indonesia di antaranya Gen Z & Gen Alpha
Menurut Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, kelas menengah memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga daya tahan ekonomi negara.

BPS: Pengeluaran Kelas Menengah Mayoritas untuk Makanan & Rumah
Pengeluaran untuk makanan dari kelas menengah sebesar 41,05% (2019), dan 41,67% (2024). Sedangkan untuk perumahan 27,80% (2019), dan 28,52% (2024).

BPS: Jumlah Kelas Menengah Turun, Rentan Miskin Naik sejak Covid
Tak seperti kelas menengah dan menuju kelas menengah yang cenderung menurun, kelompok rentan miskin justru terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Calon Kelas Menengah di 2023 53,4%, Ekonomi Indonesia Rentan
Ekspansi calon kelas menengah ini mengindikasikan kemunduran dari upaya pemerintah untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat kelas menengah.

Konsumsi Rumah Tangga Topang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2022
BPS mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,51 persen. Sektor tersebut menjadi penopang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Rintangan Penciptaan Pekerjaan "Kelas Menengah" di Indonesia
Hanya 15 persen dari 85 juta pekerja di Indonesia berpenghasilan cukup untuk membiayai kehidupan kelas menengah keluarga berjumlah empat orang.

Follow-up "Status" Menengah-Atas Indonesia
Status baru berpendapatan menengah-atas bisa menjadi pedang bermata dua kalau hanya mandek terpukau gengsi.
Tantangan Nyata Proyek Infrastruktur: Membatasi Kepemilikan Mobil
Kontradiksi kebijakan pembangunan infrastruktur: jalan ditambah, beli mobil makin gampang.

Tingkat Ketimpangan Miskin dan Kaya Turun Tipis Pada Maret 2018
Upaya untuk menurunkan ketimpangan ini tidak mudah, karena perlu adanya kebijakan yang dimensional.
Transformasi Ekonomi Negara-Negara Kawasan Asia Timur dan Pasifik
Kawasan Asia Timur dan Pasifik telah mengalami transformasi dari dikenal sebagai negara-negara miskin berubah menjadi kumpulan negara-negara berpenghasilan menengah.
Indonesia Perlu Kebijakan Tepat untuk Kelas Bawah dan Menengah
Menurut Caroline, meningkatkan kelas bawah dan kelas menengah dalam waktu yang bersamaan bukan sesuatu yang mustahil.
Pasar Kelas Menengah Muslim yang Menggiurkan
Potensi pasar kelas menengah muslim yang tinggi dan sangat penting untuk diperhatikan.
Tempat Belanja Online Favorit Kelas Menengah
Toko-toko virtual semakin menyesaki ranah e-commerce. Mana yang menjadi favorit pembaca Tirto?
Warga Kelas Menengah Bawah di Jakarta Tak Mampu Beli Rumah
Berdasarkan data riset 1,3 juta penduduk Jakarta hingga kini belum memiliki rumah karena kenaikan harga lahan ibu kota mencapai 16 persen per tahun. Kondisi itu membuat warga kelas menengah ke bawah tidak mampu membeli rumah di Jakarta.
Menjadi Kelas Menengah bersama Haruki Murakami
Haruki Murakami tidak akan pernah mengecewakan jiwa-jiwa kelas menengah yang haus di seluruh penjuru dunia. Buktinya, buku-bukunya laris bak kacang rebus sampai ke pelosok-pelosok Afrika.
Jejak J.CO Menginvasi Indonesia
Antrean manusia mengular di sebuah gerai donut J.Co. Mereka memanfaatkan promo 2 lusin donut hanya Rp99.000 selama periode 15-18 Mei lalu, dalam rangka ulang tahun J.Co. Mereka rela antre lama hanya untuk mendapatkan donut mahal dengan harga murah. Inilah sebuah fenomena gaya hidup baru kelas menengah Indonesia. Mereka yang mampu memanfaatkan akan menuai sukses.
Biar Utang yang Penting Gaya
Pada 2013, Kadence International-Indonesia merilis hasil riset Share of Wallet yang mereka lakukan. Hasilnya 28 persen masyarakat Indonesia berada dalam kategori "Broke", atau kelompok yang pengeluarannya lebih besar ketimbang pendapatannya, sehingga mengalami defisit sekitar 35 persen. Pengeluaran ini dilakukan untuk hidup mewah di luar penghasilannya. Apa yang menyebabkan ini terjadi?
Masuk tirto.id








