Indeks Kelas Menengah
Menjadi Kelas Menengah bersama Haruki Murakami
Haruki Murakami tidak akan pernah mengecewakan jiwa-jiwa kelas menengah yang haus di seluruh penjuru dunia. Buktinya, buku-bukunya laris bak kacang rebus sampai ke pelosok-pelosok Afrika.
Jejak J.CO Menginvasi Indonesia
Antrean manusia mengular di sebuah gerai donut J.Co. Mereka memanfaatkan promo 2 lusin donut hanya Rp99.000 selama periode 15-18 Mei lalu, dalam rangka ulang tahun J.Co. Mereka rela antre lama hanya untuk mendapatkan donut mahal dengan harga murah. Inilah sebuah fenomena gaya hidup baru kelas menengah Indonesia. Mereka yang mampu memanfaatkan akan menuai sukses.
Biar Utang yang Penting Gaya
Pada 2013, Kadence International-Indonesia merilis hasil riset Share of Wallet yang mereka lakukan. Hasilnya 28 persen masyarakat Indonesia berada dalam kategori "Broke", atau kelompok yang pengeluarannya lebih besar ketimbang pendapatannya, sehingga mengalami defisit sekitar 35 persen. Pengeluaran ini dilakukan untuk hidup mewah di luar penghasilannya. Apa yang menyebabkan ini terjadi?
Kurma dan Geliat Kelas Menengah Muslim Indonesia
Kurma sebagai hidangan buka puasa baru menjadi tren di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kurma muncul berbarengan dengan meningkatnya kelas menengah muslim di Indonesia. Muncul kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat ala Nabi Muhammad, dengan konsumsi kurma.
Kesempatan dan Kesempitan Ekonomi Digital Indonesia
Jokowi mendorong perusahaan rintisan berbasis digital agar berperan lebih besar di bidang ekonomi
Peneliti KITLV: Kelas Menengah Indonesia Tolak Pasar Bebas
Prof Gerry van Klinken, peneliti Belanda, melalui penelitiannya mengungkap kelas menengah Indonesia cenderung nasionalis, memiliki kemandirian kuat, dan menolak pasar bebas.
Liburan Wajib ala Kelas Menengah
Budaya hedonisme mengubah perilaku masyarakat kelas menengah Indonesia. Liburan kini sudah menjadi kebutuhan yang tidak boleh diabaikan.

Gelimang Uang dari Wisata Musik
Tiket konser musisi-musisi asing di Indonesia selalu laris manis. Indonesia menjadi pasar yang sangat menggiurkan di mata promotor. Sayangnya, industri ini belum dioptimalkan dengan baik. Indonesia dapat dikatakan memiliki potensi yang besar untuk festival musik. Tak hanya di Jakarta, festival musik juga banyak diselenggarakan di wilayah lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara. Festival musik di Indonesia punya potensi penonton yang besar dan juga menjadi devisa negara.
Masuk tirto.id








