Indeks Indepth

Sabtu, 19 Nov 2016

Apa Warna Mobilmu?

Anda bisa memilih warna mobil favorit Anda. Hitam, putih, perak, abu-abu, merah, atau bahkan kuning dan oranye. Tapi ketahuilah, masing-masing punya kecenderungan nilai ekonomis yang berbeda.
Jumat, 18 Nov 2016

Agar Cantik Bak Bintang K-Pop

Korea Selatan dikenal sebagai surganya perawatan kecantikan dan operasi plastik. Dokter Korea dikenal piawai memberi “wajah baru” yang lebih menawan bagi seorang pasien. Banyak peminat asal Indonesia.
Rabu, 16 Nov 2016

Sudah Tepat Ahok Tak Mengambil Langkah Praperadilan

Kendati sempat terlihat ragu, Ahok memutuskan tidak akan menempuh praperadilan terhadap penetapan dirinya sebagai tersangka. Mengapa Ahok tak mengambil langkah praperadilan?
Rabu, 16 Nov 2016

Perang di Media Sosial untuk Merebut Jakarta

Dunia maya bukan lagi hal yang patut disepelekan.  Tiga pasang kandidat peserta Pilkada DKI Jakarta mempersiapkan tim khusus untuk bertarung di media sosial. Mereka juga menyebar pasukan maya untuk menguasai jagat dunia maya.
Senin, 14 Nov 2016

Ancaman Bom dari Kambuhnya Napi Terorisme

Teror bom molotov terjadi di Gereja Oikumene Samarinda dan Vihara Budi Dharma Singkawang hanya dalam rentang 15,5 jam. Pelaku bom Samarinda ternyata mantan narapidana (napi) terorisme. Mereka kembali leluasa melakukan aksinya karena tak pernah ada pengawasan lagi setelah para napi terorisme itu bebas dari jeruji besi.
Hukum
Minggu, 13 Nov 2016

Menjerat Para Penyebar Komunisme Lewat Revisi KUHP

Mereka yang menyebarkan komunisme, marxisme, dan Leninisme akan dihukum penjara. Ketentuan itu akan dimasukkan dalam Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (R-KUHP) yang kini sedang dibahas DPR. Sebuah kekhawatiran yang berlebihan?
Humaniora
Minggu, 13 Nov 2016

Darurat Museum di Indonesia

Museum sebagai sarana menjaga warisan alam, budaya, dan kemanusian di Indonesia secara kuantitas dan kualitas masih terbatas. Butuh pendekatan baru dalam menjaga dan menghadirkan museum, bisa belajar dari negara lain atau museum-museum swasta di dunia.
Kamis, 10 Nov 2016

Menanti Antasari Bernyanyi

Berkali-kali Antasari Azhar membantah tuduhan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Berbagai upaya mencari keadilan telah dilakukan, tetapi Mahkamah Agung tak mengubah putusan pengadilan negeri. Kini Antasari bebas bersyarat dan mengajukan grasi ke Presiden agar dia segera bebas murni. Akankah dia membuka kasusnya?
Rabu, 9 Nov 2016

Inggris Ngamuk dan Republik Remuk dalam Pertempuran Surabaya

Perbandingan jumlah pejuang Surabaya dengan pasukan Sekutu mencapai empat banding satu. Namun, jumlah korban Indonesia mencapai 5 persen dari keseluruhan pejuang, sedangkan Inggris "hanya" kehilangan 1 persen tentaranya. Tetapi, dalam angka  1 persen itu sudah termasuk dua orang jenderal.
Rabu, 9 Nov 2016

Hillary Kalah di Tangan Ketidakmungkinan Donald Trump

Hasil pemilihan presiden AS menghasilkan Donald Trump sebagai presiden. Calon presiden perempuan pertama dalam 240 tahun negara ini kandas di tangan ketidakmungkinan dan ketidakmasukakalan.
Rabu, 9 Nov 2016

"Presiden Harus Punya Itikad Memperbaiki Menu Istana"

Jamuan kenegaraan yang sering digelar di Istana Merdeka, Jakarta, ternyata belum menampilkan sajian menu tradisional Indonesia. Masih sering menyajikan steak dengan pertimbangan agar tamu mancanegara bisa mengonsumsinya. Padahal, sajian kenegaraan bisa menjadi corong untuk memperkenalkan kelezatan masakan Indonesia ke dunia.
Selasa, 8 Nov 2016

Minimnya Identitas Indonesia dalam Jamuan Kenegaraan

Makanan sudah lama menjadi alat diplomasi. Nyaris semua bangsa punya tradisi menjamu tamu dengan pesta yang menghadirkan makanan khas mereka. Hingga sekarang, tradisi menjamu tamu masih menjadi kebiasaan negara.
Senin, 7 Nov 2016

Negeri Paman Sam yang Terbelah karena Hillary dan Trump

Baper saat pemilihan umum tak hanya terjadi di Indonesia. Di Amerika Serikat pun panasnya iklim pilpres terasa di media-media sosial. Tak jarang akun yang ada pada daftar teman di-unfriend atau bahkan di-block. Pilpres membuat Amerika Serikat kian terbelah.
Politik
Minggu, 6 Nov 2016

Para Politikus yang Mencari Panggung di Demo 4 November

Aksi demo menuntut proses hukum Ahok berakhir ricuh. Sejumlah politisi numpang tenar dalam aksi yang sudah berlangsung damai sepanjang hari itu. Mereka bahkan membawa-bawa soal impeachment terhadap Presiden Jokowi, jauh dari perjuangan semula sejumlah ormas yang berdemo.
Gaya Hidup
Sabtu, 5 Nov 2016

Hobi Melancong Generasi Milenial

Pariwisata merupakan industri yang sangat menjanjikan sekaligus menantang. Pergerakannya sangat dinamis, sedikit perubahan yang terjadi, entah itu kondisi politik ataupun ekonomi, dapat berpengaruh pada industri tersebut. Begitu pun bila objek industrinya berbeda generasi. Kini, generasi millenial memegang kuncinya.
Jumat, 4 Nov 2016

Mengingat Pahlawan, Belajar Kepada Tindakan

Masihkah kita memerlukan pahlawan dan kepahlawanan? Mengapa pahlawan dan kepahlawanan tak pernah absen dari masa kini?
Politik
Kamis, 3 Nov 2016

Manuver Politik di Balik Aksi Demo 4 November

Sekitar 200 ribu massa umat Islam bakal mengikuti aksi demonstrasi 4 November ini. Mereka menuntut agar kepolisian mempercepat proses hukum terhadap Ahok atas dugaan penistaan agama. Presiden Jokowi terpaksa bermanuver demi mencegah anarkis.
Kamis, 3 Nov 2016

"Jangan Memaki-Maki Orang dalam Khotbah"

Masjid merupakan bagian penting dalam pergerakan Islam. Selain menjadi tempat syiar dan dakwah, masjid juga bisa membawa perubahan di masyarakat. Sudah selayaknya masjid benar-benar digunakan sebagaimana mestinya.
Selasa, 1 Nov 2016

Ketika Jaksa Jadi "Centeng" Proyek Infrastruktur

Para jaksa mendapat tugas baru sebagai pengawal dan pengaman proyek infrastruktur pemerintah mulai dari pusat hingga daerah. Tujuannya, meminimalisir terjadinya penyelewengan. Namun, keterlibatan para jaksa di dalam berbagai proyek pembangunan justru dikhawatirkan memunculkan konflik kepentingan.
Sosial Budaya
Selasa, 1 Nov 2016

"Jika Bandara Berdiri, Penggusuran Akan Terus Terjadi"

Wahana Tri Tunggal (WTT) merupakan organisasi bentukan warga yang menolak pembangunan Bandara Internasional Kulonprogo. Mereka menolak dengan tiga alasan utama ekonomi, sejarah, dan sosial.