tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, resmi melantik tiga pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Ketiga posisi strategis yang diisi antara lain Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Direktur Jenderal Kekayaan Negara, serta Direktur Jenderal Anggaran.
Dalam sambutannya, Purbaya menyampaikan amanat kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Pada hari ini, Rabu, 1 Juli tahun 2026, saya Menteri Keuangan dengan ini resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan," ujar Purbaya, Rabu (1/7/2026).
Perlu diketahui, salah satu sosok yang dilantik adalah Herman Saheruddin. Herman dilantik sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK). Sebelumnya, Herman menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di posisi yang sama sejak April 2026. Ia menggantikan Masyita Crystallin yang kini bertugas di PT Danantara Investment Management (Persero) sejak Februari 2026.
Jejak karier Herman erat kaitannya dengan Purbaya. Keduanya sama-sama pernah bekerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Herman tercatat bergabung dengan LPS sejak 2010 dan sempat menjabat sebagai Plt. Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga. Sementara itu, Purbaya memimpin LPS sebagai Ketua Dewan Komisioner sejak 2020.
Ketika Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2025, ia pun menarik Herman untuk bergabung sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengembangan Sektor Keuangan.
Purbaya menceritakan bahwa Herman ditarik ke Kemenkeu untuk membangun sistem peringatan dini atau early warning system di sistem keuangan. Hal itu berbekal keandalan sistem yang sudah dibangun dan dikembangkan di LPS.
“Waktu saya ke sini sama juga, saya panggil, bahwa ada DJSPSK, ceritakan early warning system Anda? Tidak punya juga. Jadi saya impor Pak Herman ke sini,” ucapnya.
Kepercayaan itu pun berlanjut hingga Herman dipercaya memimpin Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan.
Sementara itu, untuk posisi Direktur Jenderal Anggaran, Purbaya melantik Sudarto. Sebelumnya, Sudarto menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) di jabatan yang sama setelah pendahulunya, Luky Alfirman, dicopot.
Sementara itu, kursi Direktur Jenderal Kekayaan Negara kini resmi diduduki oleh Evita Mantovani. Sebelumnya, jabatan ini diduduki oleh Rionald Silaban. Rionald pun berhenti karena memasuki masa pensiun.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id





































