Menuju konten utama

Bakom: Proyek Jalan Daerah 1.151 Km Dorong Pemerataan Ekonomi

Qodari menyatakan pembangunan 1.151 kilometer jalan daerah yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu ditujukan untuk membuka akses ekonomi.

Bakom: Proyek Jalan Daerah 1.151 Km Dorong Pemerataan Ekonomi
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Konferensi pers tersebut membahas perkembangan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari mengatakan pembangunan 1.151 kilometer jalan daerah yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu, upaya pemerintah memperluas akses ekonomi sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

Qodari menyatakan pembangunan 1.151 kilometer jalan daerah yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu ditujukan untuk membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Qodari, pembangunan jalan tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Ia menilai peresmian jalan itu menjadi pesan pembangunan pemerintah tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan.

“Pembangunan yang tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tapi menjangkau hingga ke pelosok-pelosok desa yang selama ini jarang tersentuh. Kita ingin memastikan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi benar-benar dirasakan oleh setiap warga negara,” kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6/2026)

Qodari mengatakan jalan yang dibangun tersebar di 37 provinsi. Menurut dia, infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat karena menjadi jalur distribusi hasil produksi, terutama dari kawasan pedesaan.

“Pembangunan ini adalah fondasi kokoh kita bersama untuk menyongsong swasembada pangan, energi, dan air,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah ingin memastikan distribusi hasil panen maupun pasokan energi dan air bersih tidak lagi terkendala oleh kondisi jalan yang rusak atau akses yang terputus.

“Dengan jalan yang mulus dan terhubung, aliran pasokan pangan dari pusat-pusat produksi ke masyarakat akan berjalan lebih cepat dan efisien,” kata Qodari.

Qodari juga menilai pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer tersebut menunjukkan upaya pemerintah memperkuat konektivitas antar-daerah melalui pembangunan infrastruktur. Menurut dia, peresmian jalan sepanjang 1.151 km ini juga menjadi bukti nyata bahwa ketika seluruh elemen bangsa bersatu dan bergerak maju, maka tak ada tantangan yang tak bisa dilalui.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama