Menuju konten utama

Purbaya Heran Programmer Coretax dari LG Ternyata Setara SMA

Analisis tim dalam negeri mengungkap kualitas pemrograman yang mengecewakan.

Purbaya Heran Programmer Coretax dari LG Ternyata Setara SMA
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Kemenkeu, Jakarta, Kamis (23/10/2025). tirto.id/Nanda Aria Putra

tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyoroti kompetensi tim programmer dari LG, kontraktor pengembang sistem perpajakan terintegrasi, Coretax.

Menurutnya, kemampuan teknis tim yang ditugaskan perusahaan asal Korea Selatan tersebut setara dengan programmer baru lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Komentar ini muncul saat Purbaya memaparkan progres perbaikan Coretax, yang sebagian kodenya masih dikendalikan LG hingga Desember 2025.

Ia mengungkapkan, tim hacker yang ia rekrut di Kementerian Keuangan kini harus membimbing tim LG ini untuk memperbaiki sistem Coretax yang anggarannya mencapai Rp1,2 triliun tersebut.

"Sekarang mereka (tim LG) sudah lebih cepat, walaupun masih lambat, tapi mereka sudah kirim orang ke sini, dan di-guied oleh orang-orang kita, apa yang diperlukan, dan bagaimana betulnya diajarin juga tuh. Jadi orang sana gak pintar-pintar amat," ujar Purbaya di Kompleks Kemenkeu, Jumat (24/10/2025).

Dia menjelaskan, tim IT Kemenkeu kemudian melakukan analisis usai berhasil mengakses source code Coretax di level menengah. Analisis tim dalam negeri mengungkap kualitas pemrograman yang mengecewakan.

"Komentarnya lucu deh, begitu mereka dapet source codenya, dilihat sama orang saya, dia bilang, wah ini programmer tingkat baru lulusan SMA, jadi yang dikasih ke kita bukan orang jago-jagonya kelihatannya," ujarnya.

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa kendala teknis yang selama ini menghambat performa Coretax tidak lepas dari kualitas SDM yang ditugaskan oleh vendor. Purbaya pun menyayangkan Indonesia sering dikibuli oleh hal-hal yang berbau asing.

“Jadi ya memang Indonesia sering dikibullin asing. Begitu asing wah… Apalagi K-pop, wah K-pop nih, tapi di bidang programmer beda ya, di K-pop, di film sama di nyanyi, programmer beda,” ucapnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa kemampuan ahli siber dalam negeri justru unggul. Sistem keamanan Coretax bahkan telah meloncat dari skor 30 menjadi 95 plus dalam waktu singkat berkat kontribusi hacker lokal.

"Anda jangan kira loh, orang Indonesia tuh hackernya jago-jago banget, di dunia juga ditakutin rupanya," tegasnya.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra