Menuju konten utama

Purbaya Buka Opsi Tambah Anggaran BNPB Tangani Dampak Gempa NTT

Purbaya berkomitmen untuk terus memonitor penyaluran bantuan yang dilakukan oleh BNPB agar bantuan gempa NTT tersalurkan dengan baik.

Purbaya Buka Opsi Tambah Anggaran BNPB Tangani Dampak Gempa NTT
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, membuka peluang untuk menambah anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), apabila dana yang sudah dikucurkan pemerintah masih kurang dalam penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan begitu, penanganan terhadap dampak gempa yang terjadi NTT pada akhir pekan lalu bisa dilakukan dengan maksimal.

“Kalau masih kurang (dana untuk penanganan dampak gempa NTT), kita tambah anggaran ke BNPB,” ujarnya saat mengantarkan bantuan dari para pegawai Kementerian Keuangan di NTT, dikutip keterangan video yang dirilis Kementerian Keuangan, Rabu (19/8/2026).

Demi memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada para korban gempa NTT, Purbaya berkomitmen untuk terus memonitor penyaluran bantuan yang dilakukan oleh BNPB.

“Nanti dalam penyerahan (bantuan) ke sini, kita monitor terus,” kata dia.

Purbaya mengakui, sampai saat ini masih banyak bantuan untuk para korban gempa berasal dari uluran tangan masyarakat dari seluruh pelosok gempa, salah satunya adalah tenda. Namun, mantan Kepala LPS ini memastikan BNPB akan sesegera mungkin mengirimkan tenda sebagai tempat berteduh para korban gempa.

“Ini tadi kan tendanya masih swadaya, ya, ini dibawain terpal. Nggak tahu, terpal bisa buat tenda kayak gini nggak? Enggak? Tapi nanti dari BNPB katanya ada tenda, harusnya tenda yang jadi, ya,” jelasnya.

Sebelum menengok para korban gempa, Purbaya mengaku sempat berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam komunikasinya tersebut, Presiden Prabowo, kata Purbaya, menitipkan salam untuk para korban gempa NTT.

“Beliau bilang, titip salam untuk seluruh masyarakat di sini. Jadi, Bapak Presiden tidak melupakan seluruh … kondisi seluruh masyarakat yang ada di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut, Purbaya membawa satu truk bantuan yang berasal dari uluran tangan dari para pegawai Kementerian Keuangan. Bantuan tersebut antara lain berupa 380 lembar selimut, terpal 81 pcs, pakaian 200 pcs, beras 4.600 kg, minyak goreng 210 liter, gula pasir 2.740 kg, susu 225 dus, mie instan 150 dus, telur 300 papan, makanan ringan 200 dus, air mineral 540 dus, kopi-teh 20 dus, sereal 20 dus, sabun 30 dus, pampers 60 dus, pembalut 61 dus, pasta gigi 5 dus, handbody 5 dus, bumbu dapur 13 dus, dan kecap-saus 7 dus.

“Itu sementara bantuan yang kami bawa langsung, tapi nanti kan BNPB juga akan datang ke sini. Akan memeriksa juga dan akan melengkapi kebutuhan sebagian besar yang dibutuhkan oleh masyarakat sini. Jadi, saya pikir ke depan akan lebih baik keadaannya. Mudah-mudahan nggak terjadi lagi gempanya dan segera berakhir. Sehingga kita bisa kembali ke tempat kerja masing-masing,” harap Purbaya.

Baca juga artikel terkait GEMPA NTT atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher