Menuju konten utama

PUPR Fungsionalkan 9 Ruas Tol Baru di Jawa & Sumatra saat Nataru

Operasinal sembilan ruas tol itu guna mendukung kesiapan lalu lintas saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

PUPR Fungsionalkan 9 Ruas Tol Baru di Jawa & Sumatra saat Nataru
Pekerja menyelesaikan perbaikan badan Jalan Tol Cisumdawu di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (7/11/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.

tirto.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengoperasional secara fungsional tujuh ruas jalan tol baru di Pulau Jawa dan dua ruas jalan tol fungsional di Sumatra. Hal itu dilakukan guna mendukung kesiapan lalu lintas saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

"Seluruh jalan tol fungsional sudah siap untuk dilalui, kami serahkan kepada Bapak Kakorlantas untuk dimanfaatkan atau tidak, sesuai dengan manajemen lalu lintas di lapangan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rapat koordinasi pengamanan Nataru di Mabes Polri, dikutip pada Sabtu (17/12/2022).

Adapun ruas jalan baru yang akan difungsionalkan untuk mendukung arus mudik Nataru 2022/2023 adalah Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Seksi 2 dan 3 Ranca Kalong-Sumedang, Sumedang–Cimalaka, 21 km), Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Seksi 2A Jaka Sampurna–Kayuringin–Ujung, 4,8 km), Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (Tahap 1 Junction Wringanom, 7,4 km), dan Tol Semarang-Demak (Seksi 2 Sayung–Demak, 16,31 km), Tol Cinere-Jagorawi (Seksi 3A Kukusan–Cinere, 3 km), dan Tol Ciawi–Sukabumi (Seksi 2 Cigombong–Cibadak, 11,9 km), dan Tol Jakarta Cikampek Selatan (Segmen Sadang–Kutanegara, 8,5 km).

“Exit tol menuju jalan industri yang semula berupa jalan tanah merah, sudah dilakukan perkerasan dan diselesaikan padatanggal 15 Desember 2022," kata Basuki.

"Kami tegaskan juga semua pekerjaan konstruksi di jalan tol maupun non-tol sudah kita hentikan H-10 untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru ini,” imbuhnya.

Selanjutnya, Basuki juga menyampaikan untuk mendukung kelancaran Nataru juga difungsionalkan dua ruas tol di Sumatera, yakni Tol Sigli-Banda Aceh (Seksi 5 dan 6 Blang Bintang–Kutobaro–SS Baitussalam, 12,3 km) dan Tol Kuala Tanjung Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1 Tebing Tinggi–Indrapura, 20,4 km).

Selain tol fungsional, pada Nataru 2022/2023 juga terdapat penambahan ruas tol operasi hingga November 2022. Di Pulau Jawa yakni Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Seksi 1 Cileunyi–Pamulihan, 11,4 km), Tol Cibitung–Cilincing (Seksi 2 dan 3 Telaga Asih–Gabus Indah–Taruma Jaya, 24,4 km), Tol Serpong–Balaraja (Seksi 1 Serpong–CBD, 3,9 km) sudah operasi, Jalan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Seksi 1 A dan Koneksi Jalan Tol Wiyoto Wiyono Sisi Timur, dan Off Ramp Jatiwaringin 2 km).

Penambahan ruas tol operasi di Sumatera yakni Tol Sigli-Banda Aceh (Seksi 2 Selimeum-Jantho, 6,3 km), Tol Binjai Langsa (Seksi Binjai–Stabat, 11,8 km), Tol Lubuklinggau-Curup-Bengkulu (Seksi Bengkulu-Taba Penanjung, 16,7 km), dan Tol Pekanbaru-Padang (Seksi Pekanbaru–Bangkinang, 30,9 km).

Pada kesempatan tersebut, Basuki juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak hanya memanfaatkan jalan tol sebagai jalur lalu lintas Nataru, tetapi juga jalan-jalan nasional yang rata-rata sudah dalam kondisi kemantapan 91,8 persen.

Saat ini total panjang jalan nasional 46.690 km yang tersebar di wilayah Pulau Sumatra sepanjang 7.918 km, Pulau Jawa dan Bali sepanjang 5.336,9 km, Pulau Kalimantan sepanjang 6.556,4 km, Pulau Sulawesi sepanjang 17.284,4 km, dan Pulau Nusa Tenggara sepanjang 2.792,1 dan Pulau Maluku–Papua sepanjang 6.802,3 km.

“Saya tadi juga menyampaikan Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela), pengalaman mudik tahun lalu sudah bagus jalannya, tetapi masih kurang karena belum banyak SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Tadi saya sudah sampaikan kepada Pertamina, mungkin kalau Nataru ini belum, kita siapkan pada Mudik Lebaran tahun depan,” kata Basuki.

Baca juga artikel terkait NATARU 2023 atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Gilang Ramadhan