tirto.id -
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (9/5) itu melibatkan warga, mitra lokal, dan sejumlah pemangku kepentingan dalam perayaan yang berfokus pada pendidikan, pengembangan generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam festival tersebut ialah penyaluran bantuan pendidikan kepada 90 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Bantuan finansial bagi keluarga kurang mampu itu diharapkan dapat membantu para siswa melanjutkan pendidikan sekaligus mendukung mereka meraih cita-cita.
PSA bersama sejumlah mitra, seperti PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Mitsui & Co., Ltd, serta Ocean Network Express Holdings, Ltd, meyakini pertumbuhan bisnis berkelanjutan perlu berjalan beriringan dengan kontribusi positif terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional.
Melalui Project Hearts, PSA mengusung pendekatan kolaboratif yang menitikberatkan pada pengembangan generasi muda, dukungan pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai kelanjutan dari berbagai kegiatan di Kalibaru, PSA kembali mendukung pengembangan generasi muda melalui sektor olahraga. Para peserta Football Coaching Clinic bersama pelatih sepak bola Indonesia, Indra Sjafri, menerima sepatu serta perlengkapan latihan guna menunjang pengembangan kemampuan mereka.
Melalui program tersebut, PSA berupaya menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, dan ketangguhan kepada generasi muda sebagai bekal penting, baik di dalam maupun di luar lapangan. Perusahaan menilai pengembangan karakter menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan generasi muda secara menyeluruh.
Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari unsur pemerintah dan industri, di antaranya Staf Khusus Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Komisaris PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Jodi Mahardi, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, serta Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Hendri Ginting. Kehadiran mereka dinilai mencerminkan pentingnya kolaborasi sektor publik dan swasta dalam mendukung pengembangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Jodi menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sinergi lintas sektor. Menurut dia, kolaborasi yang kuat dapat menghadirkan peluang yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Upaya seperti ini penting untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih siap dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan peluang yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Jodi dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan prioritas nasional dalam memperkuat sektor pendidikan dan kesiapan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bagi PSA, Festival Dari Hati menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dukungan terhadap pendidikan, pengembangan generasi muda, serta pemberdayaan ekonomi lokal disebut menjadi kontribusi PSA dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan tangguh.
Festival tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang menawarkan berbagai produk mereka. Kehadiran UMKM diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di tingkat komunitas.
Regional CEO Southeast Asia PSA International Nelson Quek mengatakan pendidikan memiliki peran penting dalam membuka peluang masa depan bagi generasi muda. Menurut dia, setiap anak berhak memperoleh kesempatan, dukungan, dan rasa percaya diri untuk mengembangkan potensinya.
“Melalui Project Hearts, PSA ingin mendukung generasi muda secara menyeluruh, baik melalui pendidikan maupun penguatan karakter seperti ketangguhan dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan,” kata Nelson.
Sementara itu, Hendri Ginting menyatakan Pelindo menyambut baik kolaborasi bersama PSA dalam mendukung inisiatif masyarakat seperti Project Hearts. Ia menilai pengembangan pelabuhan perlu berjalan seiring dengan kemajuan sosial masyarakat di sekitarnya.
Menurut Hendri, dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan generasi muda, dan partisipasi ekonomi lokal diharapkan dapat memperkuat masyarakat sekitar wilayah pelabuhan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.
Editor: Intern tirto
Masuk tirto.id

































