Menuju konten utama

Propam Periksa Dua Penyidik Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro

Propam belum bisa menyimpulkan ada kelalaian petugas dalam kematian Alex yang merupakan ayah tiri sekaligus tersangka pembunuhan Alvaro.

Propam Periksa Dua Penyidik Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro
Ilustrasi penjahat diborgol. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Propam Polres Jakarta Selatan mengusut kematian Alex Iskandar (49) yang gantung diri di ruang konseling. Alex merupakan ayah tiri sekaligus tersangka penculikan anak berujung pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho.

"Pastinya akan didalami oleh Propam, mari kita beri ruang untuk mendalami hal tersebut," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025).

Di sisi lain, Propam Polres Metro Jakarta Selatan telah terjun untuk memeriksa penyidik yang bertanggung jawab atas pemeriksaan tersangka Alex Iskandar saat itu. Meski begitu, belum dapat disimpulkan apakah disebut ada kelalaian anggota hingga tersangka bisa gantung diri.

"Terkait bunuh diri ini, kami sudah memeriksa dua personel yang saat itu piket," ucap Kasi Propam Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Agung Ariyanto.

Diketahui, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, membenarkan bahwa tersangka Alex Iskandar melakukan aksi bunuh diri setelah ditangkap dalam kasus Alvaro. Dia menggantungkan diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.

Ardian mengemukakan, Alex Iskandar gantung diri menggunakan celana panjang yang dipakainya. Saat itu, dia meminta celana panjang kepada penyidik karena yang dikenakannya terkena kotoran saat buang air besar.

"Pada saat di ruangan konseling, bahan yang digunakan untuk gantung diri ialah menggunakan celana. Jadi dia menggunakan celana dia," kata Ardian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut, jenazah tersangka telah dilakukan visum di RS Bhayangkara Polri Kramat Jati. Kendati demikian, tidak dilakukan autopsi.

"Kami juga meminta autopsi, tapi keluarga belum berkenan. Kita hormati kedukaan yang dirasakan oleh pihak keluarga saat ini," tutur Budi.

Baca juga artikel terkait KASUS ALVARO ANAK HILANG atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher