Menuju konten utama

Projo: Prabowo Lebih Unggul di Debat, Sudah Jelas Satu Putaran

Budi Arie menilai Prabowo tampil lebih tenang, rendah hati dan menunjukkan sikap kenegarawanan saat debat kelima pilpres, Minggu (4/2/2024).

Projo: Prabowo Lebih Unggul di Debat, Sudah Jelas Satu Putaran
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie saat memberikan keterangan pers di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2024). tirto.id/Muhammad Naufal

tirto.id - Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, mengeklaim, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto lebih unggul dibandingkan dua rivalnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dalam debat kelima Pilpres 2024, Minggu (4/2/2024). Dia menuturkan, dalam debat tersebut, Prabowo tampil lebih tenang, rendah hati dan menunjukkan sikap kenegarawanan.

“Dalam debat tadi malam, Pak Prabowo juga tampil tenang, rendah hati, dan menunjukkan sikap-sikap kenegarawanan,” kata Budi Arie Setiadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2/2024).

Lebih lanjut, dia menilai pernyataan Prabowo meminta maaf kepada seluruh pihak saat penutup dalam debat merupakan tindakan yang tepat. Sebab, pernyataan serupa justru tidak disampaikan oleh para kandidat lainnya.

Budi Arie menilai, Prabowo rendah hati dan menawarkan solusi bagi Indonesia selama pergelaran debat capres. Prabowo dinilai menyatukan seluruh potensi rakyat, bahkan masukkan yang baik dari kompetitornya pun diterima.

Tidak hanya itu, dia melihat pikiran dan tindakan Prabowo selaras dengan perjuangan PROJO, yakni Setia di Garis Rakyat.

“Sudah jelas ini (PIlpres 2024) satu putaran. Rakyat bisa melihat siapa capres paling layak,” ujarnya.

Budi Arie mengatakan, rakyat menanti Pilpres 2024 pada 14 Februari nanti dengan penuh optimisme atas kemenangan Prabowo-Gibran.

"Kemenangan sekali putaran Prabowo-Gibran akan menjadi kado terindah pada Hari Valentine," tutup Budi Arie.

Baca juga artikel terkait DEBAT PAMUNGKAS atau tulisan lainnya dari Fransiskus Adryanto Pratama

tirto.id - Flash news
Reporter: Fransiskus Adryanto Pratama
Penulis: Fransiskus Adryanto Pratama
Editor: Intan Umbari Prihatin