Menuju konten utama

Profil Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI 2019-2024 Telah Wafat

Rachmat Gobel adalah pengusaha hingga politisi yang banyak makan asam garam di bidangnya. Siapa Rachmat Gobel dan rekam jejaknya? Simak profilnya.

Profil Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI 2019-2024 Telah Wafat
Mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari usia 63 tahun. Mendiang dilaporkan wafat di Jakarta. Bagaimana sosok Rachmat Gobel dikenang sepanjang hidupnya?

Kabar duka ini telah dikonfirmasi pihak keluarga Rachmat. Melalui unggahan di akun Instagram Rachmat Gobel, pihak keluarga menuliskan pesan duka.

“Kami memohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pihak keluarga.

Racmat Gobel dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat pukul 03.20 WIB. Rencananya, jenazahnya akan dimakamkan di Gorontalo yang menjadi tempat kelahirannya.

Sebelum dimakamkan, jenazah Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan.

Profil Rachmat Gobel dan Rekam Jejaknya

Rachmat Gobel lebih dulu dikenal sebagai seorang pengusaha ulung. Ia merupakan pemimpin generasi kedua Gobel Group ketika menghadapi krisis ekonomi 1998. Sementara karier politiknya baru bermula dalam dua dekade terakhir.

Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ia merupakan anak dari Thayeb Moh. Gobel. Ayahnya pengusaha sukses.

Thayeb merupakan pengusaha yang membawa Panasonic ke Indonesia pada 1954. Jenama yang sohor ini diboyong melalui kemitraan Panasonic Gobel Group.

Memiliki ayah seorang pebisnis kondang yang dikenal sebagai salah satu perintis industri elektronika di Indonesia, Rachmat sejak mula diplot untuk meneruskan jejaknya. Hal ini tampak sejak Rachmat mulai menginjak usia dewasa awal.

Setelah lulus SMA, Rachmat menempuh pendidikan di Chuo University Tokyo, Jepang. Hal ini merupakan langkah yang penting karena Gobel Group tumbuh dengan pesat lewat kemitraannya dengan Matsushita Electric Industrial Co. Ltd. dari Jepang.

Momentum Rachmat memimpin Gobel Group dijalani ketika Thayeb Moh. Gobel meninggal pada 1984. Rachmat menggantikan sang ayah. Situasi ekonomi semula tampak baik-baik saja, hingga akhirnya gejolak ekonomi mulai dirasakan dekade 1990-an.

Indonesia menghadapi krisis ekonomi pada 1998. Ekonomi lumpuh dan angin politik pun bergerak tak menentu arah.

Di tengah situasi itu, Rachmat merupakan salah satu pengusaha yang mampu menyelamatkan perusahaan dari krisis 1998. Kala itu, Rachmat berhasil memperpanjang kontrak joint venture dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. Keputusan ini menjadi faktor penting bagi Gobel Group untuk selamat dari hantaman krisis ekonomi.

Kemudian, Rachmat pun seiring waktu menjadi pengusaha yang disegani. Hingga akhirnya jalan hidupnya berpapasan dengan politik pada dekade 2010-an.

Tepatnya pada 2014, Rachmat Gobel ditunjuk Presiden RI kala itu, Joko Widodo (Jokowi), sebagai Menteri Perdagangan. Rachmat ditunjuk sebagai menteri dari kalangan profesional atau non-partai.

Sejumlah kebijakan diinisiasi Rachmat sewaktu jadi Menteri Perdagangan. Salah satunya adalah pelarangan penjualan minuman beralkohol oleh toko ritel dan larangan penjualan pakaian bekas.

Namun, Rachmat jadi menteri dalam periode yang sebentar. Sepuluh bulan usai dilantik, ia diganti Jokowi dengan Thomas Lembong.

Periode 2017-2019, Rachmat menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Jepang. Ia bertugas memperkuat hubungan ekonomi dan investasi dengan negara Matahari Terbit itu.

Rachmat telah mencicipi dunia politik dengan masuk parpol pada 2016. Ia memutuskan bergabung dengan Partai Nasdem.

Dengan latar belakang sebagai sosok politik berpengaruh, Rachmat langsung mendapatkan posisi penting di struktur kepartaian. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh langsung menempatkan Rachmat Gobel sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai.

Setelah bergabung dengan partai, Rachmat Gobel lalu terjun ke politik praktis. Ia ikut mencalonkan diri dalam Pemilu 2019 sebagai calon anggota DPR RI dengan dapil Provinsi Gorontalo.

Rachmat pada akhirnya berhasil mendapatkan cukup suara untuk melenggang ke Senayan. Ia kemudian menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024. Pun, dalam lembaga legislatif tertinggi itu, Rachmat mendapatkan posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPR RI. Jabatan itu diemban Rachmat Gobel hingga masa jabatannya habis pada 2024.

Baca juga artikel terkait PROFIL TOKOH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar