Menuju konten utama

Ika Zidane Dubber Doraemon & Ninja Hattori Wafat, Ini Profilnya

Pengisi suara Doraemon Ika Swastika atau Ika Zidane meninggal dunia, Senin (20/10). Simak profil senior dari industri dubbing Indonesia tersebut di sini.

Ika Zidane Dubber Doraemon & Ninja Hattori Wafat, Ini Profilnya
Ilustrasi Doraemon. foto/istockphoto

tirto.id - Pengisi suara Doraemon Ika Swastika atau lebih akrab dengan nama panggung Ika Zidane meninggal dunia pada Senin (20/10). Senior dari industri dubbing Indonesia ini telah disemayamkan pada hari yang sama di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kabar duka mengenai seiyuu atau voice actor bernama Ika Zidane wafat diinformasikan rekan satu profesi, Yulinda Syarifa. Kawannya mengenal Ika sebagai pribadi yang ramah serta berdedikasi, seperti dilansir dari unggahan akun TikTok milik Antara.

Berita pengisi suara Doraemon meninggal juga disampaikan oleh Komunitas Voice Over Dubber Announcer Indonesia (KVDAI) melalui akun Instagram.

"Keluarga Besar Komunitas Voice Over Dubber Announcer Indonesia (KVDAI) turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ibu Ika Zidane," tulis unggahan akun @kvdaindonesia.

Adapun keterangan mengenai usia Ika Zidane saat menutup umurnya tidak diketahui secara publik. Penyebab pengisi suara Doraemon Indonesia meninggal juga belum diinformasikan oleh pihak Keluarga.

Bukan hanya mengisi suara karakter Doraemon (Stand By Me dan Stand By Me 2), Ika semasa hidup juga pernah menjadi dubber Kanzo Hattori (Ninja Hattori). Suaranya akrab pula terdengar di sejumlah serial maupun film animasi lain.

Profil Pengisi Suara Doraemon yang Meninggal

Ika Swastika memiliki nama panggilan Ika Zidane dalam industri pengisian suara karakter animasi dan kartun di Indonesia. Sebelum terjun, perempuan asal Jakarta ini mempelajari dahulu tentang aktivitas dan cara dubbing di Sanggar Prathivi pada 1996.

Pasca belajar dari studio dubbing Indonesia tersebut, Ika melanjutkan kehidupannya sebagai penerjemah. Ia baru memutuskan untuk menggeluti dunia seiyuu mulai tahun 1999.

Keputusan tersebut muncul karena Ika Zidane mengikuti rekam jejak kakaknya yang bernama Anita Riyadi. Pasalnya, kakak dari Ika Swastika ini merupakan pengisi suara bahasa Indonesia untuk karakter Doraemon pertama pada 1989-1993.

Adapun Ika Swastika mengawali karier dubbing Indonesia di saluran televisi Indosiar. Di beberapa serial kartun Digimon misalnya, ia menjadi dubber karakter Togemon, Sora, Renamon, dan Hikari.

Di animasi bertajuk Sailor Moon, Ika menjadi pengisi suara Setsuna Meiou atau akrab disebut Sailor Pluto. Suaranya kian akrab menggema di telinga anak-anak karena hampir ada di setiap kartun lain.

Beberapa tontonan serial yang menggunakan suaranya mencakup karakter Hello Kitty di The Adventures of Hello Kitty & Friends, Dende di Dragon Ball Z, dan Tsunade Senju di Naruto Shippuden.

Ia juga menjadi seiyuu untuk film animasi Detective Conan: The Fourteenth Target sebagai Nana Onasai dan Midori Kuriyama. Kemudian, pernah mengisi suara Ai Haibara di Detective Conan: The Lost Ship in the Sky.

Ika Zidane mendapatkan tugas sebagai pengisi suara Doraemon terbaru berbahasa Indonesia untuk film Stand By Me Doraemon dan Stand By Me 2. Dengan begitu, ia meneruskan kegiatan kakaknya sebagai dubber untuk karakter yang serupa.

Ingin melihat beragam informasi viral dan yang sedang menjadi sorotan di media sosial? Pantau terus berita terbaru viral melalui tautan berikut.

Kumpulan Berita Viral

Baca juga artikel terkait PENGISI SUARA atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Syamsul Dwi Maarif