Menuju konten utama

7 Produk Bank Paling Dicari, dari Tabungan hingga Investasi

Kenali berbagai produk bank yang paling diminati, dari tabungan hingga investasi. Pilih produk yang sesuai & kelola keuanganmu secara cerdas mulai sekarang!

7 Produk Bank Paling Dicari, dari Tabungan hingga Investasi
Ilustrasi Perbankan. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terdapat banyak contoh produk bank yang dapat membantu memenuhi beragam kebutuhan finansial masyarakat, mulai dari pengelolaan keuangan hingga perencanaan masa depan. Lalu, apa saja produk layanan bank yang paling sering dicari?

Bank sendiri merupakan lembaga keuangan yang identik dengan tabungan. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat memang lebih sering memanfaatkan jasa bank untuk menabung, tapi fungsi bank tidak sebatas untuk penyimpanan dana.

Bank juga menyediakan berbagai produk atau layanan yang bisa dinikmati oleh nasabahnya, termasuk peminjaman dana melalui kartu kredit, KPR, KUR, maupun berbagai produk investasi.

Secara garis besar, bank berperan dalam menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, menyalurkan dana tersebut melalui pembiayaan atau pinjaman, serta menyediakan layanan transaksi seperti pembayaran dan transfer.

Karena perannya tersebut, bank pun menjadi salah satu penggerak utama aktivitas keuangan dalam suatu negara. Dengan adanya bank, kegiatan ekonomi menjadi lebih aman dan terorganisir sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

7 Produk Bank yang Paling Dicari

Follow Up PMK data perbankan

Ilustrasi bank. Getty Images/iStockphoto

Beragam layanan perbankan terus berkembang seiring kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Tidak hanya untuk menyimpan uang, bank kini menghadirkan berbagai produk yang menunjang transaksi, investasi, hingga perlindungan finansial. Berikut ini adalah 7 produk bank yang populer dan banyak dicari saat ini:

Tabungan

Tabungan merupakan produk bank yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Tabungan sendiri merupakan produk simpanan yang memungkinkan nasabah menyimpan uang secara aman dengan fleksibilitas penarikan sesuai kebutuhan.

Produk bank ini umumnya dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti kartu ATM, layanan mobile banking atau i-banking, serta buku tabungan atau rekening digital yang memudahkan nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan sehari-hari.

Sebagai imbalan atas penyimpanan dana tersebut, bank biasanya memberikan keuntungan atau imbal hasil kepada nasabahnya, baik berupa bunga (bank umum/konvensional) maupun bagi hasil (bank syariah).

Meskipun imbal hasilnya relatif kecil dibandingkan instrumen investasi, tabungan tetap menjadi pilihan utama karena likuiditasnya tinggi, risiko rendah, dan cocok digunakan untuk kebutuhan jangka pendek maupun dana darurat.

Deposito

Deposito adalah produk bank sekaligus instrumen investasi yang memungkinkan nasabah menempatkan dana dalam jangka waktu tertentu dengan bunga yang disepakati sejak awal. Jangka waktu (tenor) yang ditawarkan pun beragam, misalnya 3, 6, atau 12 bulan.

Berbeda dengan tabungan biasa, deposito menawarkan suku bunga yang lebih tinggi sebagai kompensasi atas kesepakatan nasabah untuk tidak menarik dana tersebut sebelum tanggal jatuh tempo.

Jika nasabah terpaksa mencairkan dana sebelum waktunya, mereka biasanya akan dikenakan denda atau biaya penalti dengan jumlah tertentu. Deposito pun cocok sebagai instrumen investasi yang rendah risiko dan efektif untuk melindungi sekaligus mengembangkan nilai aset, terutama untuk jangka menengah.

Kredit/Pinjaman

Produk bank lain yang juga banyak dicari adalah layanan kredit atau pinjaman bank. Melalui kredit, bank akan meminjamkan sejumlah dana kepada nasabah dengan kesepakatan bahwa dana tersebut akan dikembalikan dalam jangka waktu tertentu beserta bunga sebagai biaya jasa.

Produk bank ini sangat diminati karena bisa membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan finansial yang tidak dapat dipenuhi secara langsung dengan dana yang dimiliki saat ini, baik untuk keperluan pribadi maupun kebutuhan bisnis.

Ada banyak produk pinjaman dari bank, mulai dari kartu kredit untuk transaksi sehari-hari dengan limit tertentu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Tanpa Agunan (KTA), hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis.

Setiap produk pinjaman memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda, tapi umumnya memerlukan penilaian kelayakan kredit untuk memastikan nasabah memiliki kemampuan untuk membayar kembali.

Ilustrasi menabung di Bank

Ilustrasi menabung di Bank. FOTO/iStockphoto

Giro

Giro adalah produk simpanan yang memungkinkan nasabah, baik perorangan maupun badan usaha, untuk menyimpan dana dan melakukan penarikan kapan saja menggunakan cek atau bilyet giro.

Berbeda dengan tabungan, rekening giro lebih sering digunakan untuk kebutuhan transaksi bisnis yang bersifat rutin dan bernilai besar karena memberikan fleksibilitas dalam pembayaran non-tunai.

Selain sebagai sarana penyimpanan dana, giro juga berfungsi mempermudah aktivitas pembayaran dalam dunia usaha, seperti pembayaran pada supplier, gaji karyawan, atau transaksi antar perusahaan.

Dana dalam rekening giro dapat ditarik sewaktu-waktu selama saldo mencukupi sehingga giro kerap dipilih pelaku bisnis yang membutuhkan sistem transaksi cepat, aman, dan terkontrol.

Tabungan Emas Digital

Salah satu produk bank yang juga cukup banyak peminatnya adalah tabungan emas digital. Tabungan emas digital ini memungkinkan nasabah membeli maupun menjual emas tanpa perlu memiliki emas fisik secara langsung.

Produk ini biasanya bekerja dengan sistem konversi saldo rupiah menjadi gram emas yang tercatat secara digital di rekening nasabah. Jadi, nasabah tidak menyimpan uang dalam bentuk rupiah, melainkan dalam satuan gram emas yang nilainya mengikuti harga emas di pasaran.

Nasabah pun dapat mengelola tabungan emasnya melalui aplikasi yang sudah disediakan oleh pihak bank. Nasabah pun bisa memantau harga emas maupun membeli dan menjual emas kapan saja dengan sangat mudah.

Menariknya, bank biasanya juga menyediakan layanan cetak emas fisik dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dengan akses yang relatif mudah, tabungan emas digital cocok bagi mereka yang ingin berinvestasi emas secara bertahap dengan modal yang tidak terlalu besar.

Reksa Dana

Produk bank lain yang juga sering dicari adalah reksa dana. Reksa dana sendiri merupakan produk investasi yang ditawarkan oleh bank melalui kerja sama dengan manajer investasi.

Dana dari nasabah nantinya akan dikumpulkan dan dikelola secara profesional ke dalam berbagai instrumen keuangan seperti saham dan obligasi. Produk ini memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi tanpa harus mengelola portofolio secara langsung.

Melalui reksa dana, nasabah dapat mulai berinvestasi dengan modal yang relatif kecil, tapi tetap mendapatkan potensi keuntungan sesuai dengan jenis dan risiko produk yang dipilih.

Nasabah pun dapat dengan mudah memantau perkembangan nilai aset mereka melalui aplikasi perbankan. Hal ini membuat reksa dana menjadi pilihan praktis bagi mereka yang ingin berinvestasi, tapi belum memiliki keahlian mendalam dalam menganalisis pergerakan pasar secara mandiri.

Bancassurance

Bancassurance adalah produk kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi yang memungkinkan bank memasarkan produk asuransi kepada nasabahnya.

Melalui layanan bancassurance, nasabah dapat membeli berbagai jenis asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, atau pendidikan secara langsung melalui bank tanpa harus datang ke perusahaan asuransi.

Jadi, bank bertindak layaknya perantara antara perusahaan asuransi dan nasabah yang membutuhkannya. Produk bancassurance juga memberikan kemudahan karena prosesnya lebih sederhana dan terintegrasi dengan layanan perbankan yang sudah digunakan nasabah.

Produk Bank Syariah, Apakah Sama dengan Produk Bank Umum?

Ilustrasi Bank

Ilustrasi Bank. FOTO/iStockphoto

Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang mengelola dana masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam, yaitu menghindari riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi/perjudian).

Secara umum, bank syariah juga menawarkan produk yang serupa dengan bank konvensional, mulai dari tabungan, layanan pembiayaan, deposito, hingga berbagai jenis instrumen investasi lainnya.

Namun, dalam praktiknya, bank syariah menggunakan sistem bagi hasil, jual beli, atau sewa dalam berbagai produknya, bukan sistem bunga seperti yang umum digunakan di bank konvensional.

Sebagai contoh, dalam produk simpanan seperti tabungan, bank syariah menggunakan akad wadiah (titipan) atau mudharabah (bagi hasil).

Pada akad mudharabah, nasabah dan bank bertindak sebagai mitra usaha yang keuntungannya diperoleh dari pengelolaan dana dan akan dibagi sesuai dengan nisbah atau porsi yang disepakati di awal.

Hal ini jelas berbeda dengan produk bank umum yang biasanya memberikan persentase bunga tetap dari saldo yang disimpan oleh nasabah.

Pada sisi pembiayaan atau pinjaman, bank syariah biasanya menggunakan akad jual beli (murabahah) atau sewa-menyewa (ijarah). Misalnya, bank syariah akan membeli barang yang diinginkan nasabah lalu menjualnya kembali kepada nasabah dengan tambahan margin keuntungan yang disepakati.

Dengan demikian, cicilan yang dibayarkan nasabah bersifat tetap dan transparan sejak awal hingga akhir masa kontrak tanpa terpengaruh fluktuasi suku bunga pasar.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa bank syariah juga menawarkan produk yang serupa dengan bank umum, tapi pengelolaannya berbeda karena disesuaikan dengan prinsip hukum Islam.

Meski berbeda dari segi prinsip dan mekanisme, produk bank syariah dan bank umum memiliki fungsi dan tujuan yang sama, yaitu mendukung kebutuhan finansial masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Itulah beberapa contoh produk bank yang diminati oleh masyarakat, dan apakah produk bank syariah sama dengan bank konvensional. Dari sini dapat dipahami bahwa masing-masing produk perbankan memiliki fungsi dan keunggulan tersendiri.

Baik bank syariah maupun bank konvensional, keduanya sama-sama bertujuan memberikan layanan keuangan yang aman, mudah, dan bermanfaat. Dengan memahami perbedaannya, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih produk bank yang sesuai dengan kebutuhannya.

Butuh informasi lain terkait layanan perbankan? Cek selengkapnya melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:

Kumpulan Artikel Perbankan

Baca juga artikel terkait BANK atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani