Menuju konten utama

Presiden Prabowo Disebut Setujui Pembentukan Tim Reformasi Polri

Pendeta Gomar Gultom menyatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan tim reformasi Polri.

Presiden Prabowo Disebut Setujui Pembentukan Tim Reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025). Prabowo menegaskan negara menjamin dan menghormati hak setiap warga dalam mengemukakan pendapat serta meminta aparat TNI dan Polri untuk bersikap tegas dalam menindak massa anarkis yang merusak fasilitas umum, tindakan penjarahan, hingga upaya makar. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/sgd/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pendeta Gomar Gultom menyatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan tim reformasi Polri. Hal ini ia nyatakan usai Gomar yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menemui Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).

Menurut dia, reformasi Polri merupakan bagian dari tuntutan masyarakat yang digaungkan selama rentetan aksi unjuk rasa se-Indonesia mulai 25 Agustus 2025.

"Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian, yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian. Saya kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak," ucapnya di Istana Negara, Kamis.

Konpers Pemuka Agama GNB

Menteri Agama Nasarudin Umar, eks Menteri Agama Lukman Hakim, serta pemuka agama Quraish Shihab saat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025). Tirto.id/Muhammad Naufal

Gomar menyatakan, pembentukan tim reformasi Polri juga menjadi salah satu tuntutan yang diamini Prabowo. Di satu sisi, Prabowo disebut telah mengantongi konsep tim reformasi tersebut.

Ia menilai keinginan GNB sudah sejalan dengan Prabowo. Gomar lantas berharap Prabowo dapat menerapkan keinginan pembentukan tim reformasi tersebut.

"Istilahnya tadi, itu gayung bersambut ya, apa yang dirumuskan teman-teman ini, justru itu yang sudah akan dilakukan oleh Bapak Presiden, terutama menyangkut masalah reformasi dalam bidang kepolisian tadi," ucap dia.

Sementara itu, eks Menteri Agama Lukman Hakim menyatakan, GNB juga menekankan soal pembentukan tim investigasi independen terkait kericuhan yang timbul selama rentetan aksi se-Indonesia beberapa waktu lalu.

Mengingat, kata dia, rentetan aksi tersebut menimbulkan korban luka-luka hingga korban meninggal dunia. Prabowo disebut menyetujui pembentukan tim investigasi independen itu.

"Aspirasi kami dari GNB adalah perlunya dibentuk komisi investigasi independen terkait dengan kejadian prahara Agustus, beberapa waktu yang lalu, yang menimbulkan jumlah korban jiwa, korban kekerasan, luka-luka, dan seterusnya yang cukup banyak," tuturnya di lokasi yang sama.

"Presiden menyetujui pembentukan itu. Dan detailnya tentu nanti pihak Istana akan menyampaikan bagaimana formatnya," sambung Lukman.

Baca juga artikel terkait REFORMASI POLRI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama