Menuju konten utama

Presiden Paralimpik Kagum kepada Indonesia

Asian Para Games 2018 telah rampung. Presiden Paralimpik mengapresiasi kesuksesan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang ini.

Presiden Paralimpik Kagum kepada Indonesia
Atlet angkat besi Indonesia Mugiono melakukan angkatan dalam babak final Men's Up to 65 kg para powerlifting Asian Para Games 2018 di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (9/10/2018). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id -

Meski tidak seramai Asian Games 2018, penyelenggaraan Asian Para Games 2018 dinilai sukses oleh Presiden Komite Paralimpik Majid Rashed. Ia mengatakan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 merupakan yang terbaik dari tiga kali penyelenggaraan APG selama ini. Indonesia juga meninggalkan kesan bagus baginya.
Majid menyampaikan pidatonya di panggung Stadion Madya Gelora Bung Karno hari Sabtu (13/10/2018). Ia menyatakan di Indonesia banyak rekor-rekor baru. Misalnya saja penampilan pertama Bhutan di APG dan perolehan medali emas APG pertama bagi Filipina dan Kuwait.
"Ya, ini Asian Para Games terbaik," kata Majid dalam bahasa Inggris.

Sontak sebagian besar penonton acara penutupan APG 2018 bertepuk tangan. Majid juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo. Menurutnya Indonesia sudah bekerja keras demi menuntaskan APG dan dalam upacara pembukaan APG.
"Penampilan Anda luar biasa dan sekali lagi Anda telah menunjukkan kepada dunia bahwa tidak ada batasan tentang apa yang bisa dicapai. Yang penting adalah sikap," tambahnya lagi saat mengapresiasi para atlet.

Majid juga mengaku puas dengan Indonesia dan memutuskan akan tinggal lebih lama lagi satu bulan. Ia mengaku ingin mempelajari bahasa Indonesia leboh banyak lagi.

Ketika memuji 8.000 relawan yang mendukung jalannya APG 2018, Majid bahkan menggunakan pantun untuk menyalurkannya. Meski pelafalannya kurang tepat, tepuk tangan mengiringi pantun tersebut.
"Jalan-jalan ke Senian (Senayan)
Nonton atlet paling eksis
Jangan lupa kasih senyuman
Ke volunteer paling manis," ucapnya.
Ia juga mengaku ada sesuatu yang akan ia ingat sekali ketika pulang ke negaranya di Uni Emirat Arab. Ia lantas mulai melafalkan penggalan lagu Indonesia Raya dan menyanyikannya. Ia sempat juga meminta maaf karena khawatir lafalnya tak tepat yang memang betul adanya.
"Indonesia raya, merdeka-merdeka. Tanahku, negeriku, yang.. kucina," sontak penonton tertawa kencang. "Indonesia raya, merdeka-merdeka. Hiduplah Indonesia raya."
Sebagian penonton tetap memberi tepuk tangan seolah tak ada kesalahan apa-apa.

Baca juga artikel terkait ASIAN PARA GAMES 2018 atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Olahraga
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Agung DH