Menuju konten utama
Copa America 2019

Prediksi Kolombia vs Chile: Pertahanan Baja Lawan Lini Depan Tajam

Prediksi Kolombia vs Chile di perempat final Copa America 2019: hasil laga bisa ditentukan melalui adu penalti. Laga digelar Sabtu (29/6/2019) pukul 06.00 WIB di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil.

Prediksi Kolombia vs Chile: Pertahanan Baja Lawan Lini Depan Tajam
Pemain Kolombia Radamel Falcao Garcia (9) dan pemain Paraguay Gustavo Gomez bertarung memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola Copa America Group B di Arena Fonte Nova di Salvador, Brasil, Minggu, 23 Juni 2019. Natacha Pisarenko/AP

tirto.id - Laga Kolombia vs Chile di perempat final Copa America 2019 digelar Sabtu (29/6/2019) pukul 06.00 WIB di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil. Pertahanan baja Los Cafeteros bisa diadu dengan lini depan tajam La Roja. Mungkin saja laga berlanjut hingga adu penalti karena 8 besar dan semifinal Copa America tidak mengenal babak perpanjangan waktu.

Baik Kolombia maupun Chile mempunyai kekuatan yang cukup merata dari lini belakang hingga depan. Di sektor penjaga gawang, keduanya mempunyai sosok yang bisa diandalkan untuk menghalau serangan lawan. Ada David Ospina milik Tricolor, yang bisa diadu dengan Gabriel Arias di pihak La Roja.

Sementara itu, di lini depan, Duvan Zapata yang sudah mencetak dua gol di Copa America 2019, diprediksi menjadi ancaman yang serius bagi pertahanan Chile. Dia bakal didampingi James Rodriguez dan Roger Martinez.

Dalam tiga laga di penyisihan grup, Tim asuhan Carlos Queiróz mampu menghasilkan tiga kemenangan. Mereka memang minim mencetak gol, hanya 4 dari sejumlah laga tersebut. Namun, pertahanan Kolombia tidak kemasukan gol sama sekali.

Sementara itu Chile juga memiliki Eduardo Vargas dan Alexis Sanchez di sektor penyerang. Kedua pemain ini mampu menorehkan dua gol di babak grup. Hal ini mengantarkan tim asuhan Reinaldo Rueda lolos perempat final sebagai runner-up di bawah Uruguay.

Rueda menyatakan perbedaan kekuatan antara timnya dengan Kolombia cukup kecil. Ia menyebutkan, Idealnya adalah stabilitas dan kontinuitas permainan (terutama pada babak pertama). Perbedaan antara kedua tim ini sangat kecil dan yang oportunis yang akan menang."

Catatan enam gol di babak penyisihan adalah bukti Chile punya lini depan yang lebih tajam daripada Kolombia. Namun, dalam tes pertama melawan tim elite, yaitu Uruguay, La Roja malah kalah 1-0. Sebaliknya, Kolombia bisa menaklukkan Argentina dengan relatif mudah.

Berdasarkan statistik, dua dari 6 gol Chile tercipta dari set piece. Sebaliknya seluruh empat gol Kolombia berasal dari open play. Tersirat, ini menunjukkan, Chile bisa menggunakan situasi bola mati untuk mengetes David Ospina yang belum pernah kebobolan.

Soal penguasaan bola, kedua tim seimbang: Kolombia memiliki rata-rata penguasaan bola 52,4 persen dan Chile 52,3 persen. Namun, seperti kata Rueda, tim yang lebih oportunis berpeluang untuk menang.

Perkiraan Susunan Pemain

Kolombia (4-3-3): David Ospina; William Tesillo, Davinson Sanchez, Yerry Mina, John Medina; Mateus Uribe, Wilmar Barrios, Juan Cuadrado; James Rodriguez, Duvan Zapata, Roger Martinez.

Chile (4-3-3): Gabriel Arias; Mauricio Isla, Gary Medel, Guillermo Maripan, Jean Beausejour; Charles Aranguiz, Erick Pulgar, Arturo Vidal, Jose Pedro Fuenzalida, Eduardo Vargas, Alexis Sanchez.

Baca juga artikel terkait COPA AMERICA 2019 atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus